Dalam dunia trading forex, detail kecil seringkali membuat perbedaan besar. Salah satu istilah yang kerap muncul di platform trading—namun masih sering terlewat oleh trader pemula—adalah pipette. Walaupun nilainya terlihat sangat kecil, pipette berperan penting dalam membaca pergerakan harga secara lebih presisi. Artikel ini akan membahas pipette secara ringan, numerik, dan praktis, sehingga Anda dapat memahami fungsinya tanpa harus berhadapan dengan rumus yang rumit.
Definisi Pipette dalam Forex
Pipette adalah satuan pergerakan harga terkecil di luar pip. Jika pip merupakan satuan standar perubahan harga dalam forex, maka pipette adalah pecahan dari pip—tepatnya 1/10 pip.
Pada pasangan mata uang mayor seperti EUR/USD, yang umumnya dikutip hingga 5 angka desimal, pipette adalah angka di desimal kelima. Dengan kata lain, pipette memberikan tingkat ketelitian harga yang lebih tinggi dibandingkan pip.
Perbedaan Pip dan Pipette
Untuk memahami pipette dengan benar, Anda perlu melihat perbedaannya dengan pip secara langsung.
- Pip
Pada EUR/USD, pip berada di desimal keempat. Contoh:
Pergerakan dari 1.1000 ke 1.1001 = 1 pip. - Pipette
Pipette berada di desimal kelima. Contoh:
Pergerakan dari 1.10000 ke 1.10001 = 1 pipette.
Artinya, 1 pip = 10 pipette. Pip digunakan untuk mengukur pergerakan harga utama, sedangkan pipette berfungsi sebagai pengukur mikro pergerakan harga.
Contoh Pergerakan Harga Menggunakan Pipette (EUR/USD)
Agar lebih konkret, perhatikan contoh berikut:
- Harga EUR/USD bergerak dari 1.10520 ke 1.10535
- Selisih pergerakan = 15 pipette
- Jika dikonversi ke pip = 1.5 pip
Dalam konteks ini, pipette membantu Anda melihat bahwa harga tidak hanya bergerak satu pip penuh, tetapi juga setengah pip tambahan. Informasi kecil ini bisa relevan ketika Anda melakukan scalping, mengatur entry presisi, atau membaca spread broker.
Apakah Pipette Penting untuk Trader?
Pertanyaan ini sering muncul, dan jawabannya tergantung gaya trading Anda.
Bagi trader jangka panjang, pipette mungkin terasa kurang signifikan. Namun, bagi trader scalper atau day trader, pipette sangat membantu untuk:
- Membaca spread secara lebih akurat
- Mengatur entry dan exit yang lebih presisi
- Memahami fluktuasi harga mikro saat volatilitas tinggi
Dengan kata lain, pipette bukan alat utama pengambilan keputusan, tetapi alat bantu presisi yang memperhalus pembacaan harga.
Bagaimana Membaca Pipette di Platform Trading?
Sebagian besar platform trading modern secara otomatis menampilkan pipette. Biasanya:
- Angka terakhir (lebih kecil atau berbeda warna) menunjukkan pipette
- Empat angka desimal pertama adalah pip standar
- Angka kelima adalah pipette
Contoh tampilan harga: 1.20456
- Pip = 5 (dari 1.2045 ke 1.2046 adalah 1 pip)
- Pipette = 6 (angka terakhir)
Dengan membiasakan diri membaca format ini, Anda akan lebih nyaman memahami pergerakan harga real-time di platform trading.
Pipette sebagai Bagian dari Glosarium Forex
Pipette sering kali tidak dibahas secara mendalam dalam materi dasar forex, padahal ia merupakan bagian penting dari glosarium istilah trading. Memahami pipette membantu trader pemula membangun fondasi numerik yang lebih rapi, sekaligus meningkatkan ketelitian dalam membaca harga—tanpa harus terjebak pada kompleksitas teknikal yang berlebihan.
Pipette adalah satuan mikro dalam pergerakan harga forex yang merepresentasikan 1/10 pip. Walaupun kecil, pipette memiliki fungsi penting dalam meningkatkan presisi pembacaan harga, terutama bagi trader aktif. Dengan memahami perbedaan pip dan pipette, serta cara membacanya di platform trading, Anda akan lebih siap menghadapi dinamika pasar secara lebih objektif dan terukur.
Jika Anda ingin mempelajari dasar-dasar forex secara sistematis dan aplikatif—mulai dari glosarium penting seperti pipette hingga pemahaman pergerakan harga yang lebih komprehensif—Anda dapat mulai dengan membuka akun demo gratis di Valbury Asia Futures. Melalui akun demo, Anda bisa berlatih membaca harga, memahami pip dan pipette secara langsung di platform trading, serta mengakses berbagai materi edukasi yang dirancang khusus untuk membantu trader pemula hingga intermediate membangun fondasi trading yang lebih solid.
Referensi
- Lyons, R. K. (2001). The Microstructure Approach to Exchange Rates. MIT Press.
- Evans, M. D. D., & Lyons, R. K. (2002). Order flow and exchange rate dynamics. Journal of Political Economy, 110(1), 170–180.
- O’Hara, M. (1995). Market Microstructure Theory. Blackwell Publishers.

