- GBP/USD melanjutkan tren penurunannya untuk hari keempat berturut-turut di tengah pembelian USD yang berkelanjutan.
- Ketakutan inflasi meredakan taruhan pemangkasan suku bunga Fed dan menopang USD di tengah ketegangan geopolitik.
- Data makro Inggris yang mengecewakan membebani GBP dan berkontribusi pada penurunan intraday.
Pasangan mata uang GBP/USD bergerak turun untuk hari keempat berturut-turut setelah kenaikan intraday ke area 1,3370 pada hari Jumat. Bias penjualan meningkat seiring reaksi terhadap data makro Inggris yang sebagian besar mengecewakan, yang, bersama dengan Dolar AS (USD) yang secara umum lebih kuat, menyeret harga spot di bawah level 1,3300 selama awal sesi Eropa.
Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tetap datar pada bulan Januari, tidak memenuhi estimasi untuk kenaikan 0,2% dan turun dari kenaikan 0,1% yang tercatat pada bulan sebelumnya. Menambah ini, Produksi Industri bulanan turun sebesar 0,2% MoM pada bulan Januari, sementara Produksi Manufaktur naik sebesar 0,1% selama periode yang sama. Data ini sangat membebani Pound Inggris (GBP) dan menyeret pasangan mata uang GBP/USD ke batas bawah rentang mingguan.
Di sisi lain, USD terus mendapatkan traksi positif dan menyentuh level tertinggi baru sejak akhir Januari di tengah ekspektasi bahwa lonjakan inflasi yang dipicu perang akan memaksa Federal Reserve (Fed) untuk menunda pemangkasan suku bunga. Selain itu, meningkatnya ketegangan di Timur Tengah terus membebani sentimen investor dan menguntungkan status safe-haven Greenback. Hal ini ternyata menjadi faktor lain yang memberikan tekanan pada pasangan mata uang GBP/USD dan mendukung kemungkinan pergerakan depresiasi lebih lanjut dalam waktu dekat.
Para trader kini menantikan rilis Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) AS, yang akan dirilis nanti selama sesi Amerika Utara. Agenda ekonomi AS juga menampilkan data Pesanan Barang Tahan Lama, Lowongan Pekerjaan JOLTS, serta Indeks Sentimen Konsumen Michigan dan Indeks Inflasi awal. Namun, fokus tetap pada perkembangan geopolitik, yang akan terus mendorong USD dan memberikan dorongan baru bagi pasangan mata uang GBP/USD menjelang akhir pekan.
Indikator Ekonomi
Product Domestik Bruto (Bln/Bln)
Produk Domestik Bruto (PDB), yang dirilis oleh Kantor Statistik Nasional setiap bulan dan triwulan, adalah ukuran nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi di Inggris selama periode tertentu. PDB dianggap sebagai ukuran utama aktivitas ekonomi Inggris. Pembacaan MoM membandingkan aktivitas ekonomi pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. Secara umum, kenaikan indikator ini bullish bagi Pound Sterling (GBP), sementara pembacaan yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis terakhir:
Jum Mar 13, 2026 07.00
Frekuensi:
Bulanan
Aktual:
0%
Konsensus:
0.2%
Sebelumnya:
0.1%
Sumber:
Office for National Statistics