- Pasangan mata uang USD/CHF kembali mendapatkan traction positif pada hari Senin seiring gagalnya perundingan damai AS-Iran yang menguntungkan USD.
- Kekhawatiran inflasi yang bangkit kembali menegaskan ekspektasi hawkish The Fed dan juga menguntungkan Greenback.
- Setup ini mendukung para pembeli dan memperkuat kemungkinan pergerakan apresiasi intraday lebih lanjut.
Pasangan mata uang USD/CHF memulai minggu baru dengan catatan positif dan pulih lebih jauh dari level terendah hampir tiga minggu, sekitar area 0,7855, yang disentuh pada hari Jumat. Harga spot, untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan beruntun selama lima hari dan saat ini diperdagangkan di sekitar area 0,7925, naik 0,50% untuk hari ini, di tengah penguatan Dolar AS (USD) secara luas.
Sentimen risiko global berbalik memburuk sebagai reaksi terhadap gagalnya perundingan damai AS-Iran selama akhir pekan dan menguntungkan status USD sebagai mata uang cadangan global. Meskipun hampir 21 jam diskusi intensif, negosiasi tingkat tinggi antara AS dan Iran berakhir tanpa terobosan. Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Angkatan Laut AS akan mulai memblokade semua kapal yang mencoba masuk atau keluar dari Selat Hormuz, meningkatkan risiko eskalasi ketegangan lebih lanjut di wilayah tersebut.
Sementara itu, perkembangan terbaru memicu rally tajam pada harga Minyak Mentah dan membangkitkan kekhawatiran inflasi, yang mungkin memaksa bank-bank sentral utama, termasuk Federal Reserve AS (The Fed), untuk mengadopsi sikap yang lebih hawkish. Selain itu, data inflasi panas yang dirilis pada hari Jumat membuat para investor meninggalkan taruhan penurunan suku bunga The Fed tahun ini dan mengalihkan fokus ke potensi kenaikan suku bunga. Hal ini diperkuat oleh kenaikan baru pada imbal hasil obligasi Treasury AS, yang menjadi faktor lain yang memberikan dukungan bagi Greenback.
Wall Street Journal, mengutip pejabat yang mengetahui diskusi tersebut, melaporkan bahwa negara-negara regional sedang berupaya membawa AS dan Iran kembali ke meja perundingan dalam beberapa hari ke depan. Hal ini membuka pintu untuk diplomasi lebih lanjut, yang membatasi kenaikan tambahan USD. Dengan demikian, pasangan mata uang USD/CHF menunjukkan ketahanan di bawah Simple Moving Average (SMA) 100-hari, dan pergerakan selanjutnya mendukung para pembeli. Ini menunjukkan bahwa jalur resistensi terendah bagi harga spot adalah ke arah atas.
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.