- Pasangan mata uang USD/CAD mendapatkan momentum di sekitar 1,3635 di awal sesi Eropa hari Selasa.
- Prospek negatif pasangan ini tetap utuh di bawah indikator utama EMA 100-hari, dengan momentum RSI yang bearish.
- Hambatan naik pertama muncul di 1,3760; level support awal terlihat di 1,3560.
Pasangan mata uang USD/CAD mencatat kenaikan moderat di dekat 1,3635 selama awal perdagangan sesi Eropa hari Selasa. Ketidakpastian atas pembicaraan damai AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz memberikan beberapa dukungan pada mata uang safe-haven seperti Dolar AS (USD) terhadap Dolar Kanada (CAD).
Presiden AS Donald Trump dan tim keamanan nasionalnya membahas rencana damai Iran untuk menghentikan perang dan membuka Selat Hormuz sambil menunda pembicaraan mengenai program nuklirnya. Namun demikian, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan kepada wartawan bahwa masih belum jelas apakah Trump akan mempertimbangkan tawaran untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung dua bulan tersebut karena tuntutan utamanya tetap sama.
Semua perhatian akan tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) AS yang akan diumumkan pada hari Rabu. Bank sentral AS secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada kisaran target 3,50%–3,75% pada pertemuan kebijakan bulan April hari Rabu.
Analisis Teknis:
Pada grafik harian, USD/CAD mempertahankan nada bearish jangka pendek karena harga spot berada di bawah indikator utama Exponential Moving Average (EMA) 100-hari dan Simple Moving Average (SMA) 20-hari dari Bollinger Bands. Pasangan ini bergerak dalam setengah bawah dari envelope Bollinger, sementara Relative Strength Index (RSI) sekitar 36 tetap di bawah garis netral 50, mengindikasikan tekanan turun yang berkelanjutan daripada sinyal oversold yang pasti.
Di sisi atas, resistance awal muncul di EMA 100-hari sekitar 1,3760, diikuti erat oleh SMA 20-hari Bollinger di dekat 1,3767, di mana rally pemulihan kemungkinan akan menghadapi minat jual, dengan batas atas Bollinger jauh di atas sekitar 1,3974 yang menandai batas atas yang lebih jauh. Di sisi bawah, batas bawah Bollinger sekitar 1,3560 menawarkan support penting berikutnya, dan penembusan jelas di bawah level ini akan membuka jalan untuk perpanjangan penurunan saat ini.
(Analisis teknis dalam cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Pertanyaan Umum Seputar Dolar Kanada
Faktor-faktor utama yang mendorong Dolar Kanada (CAD) adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Kanada (BoC), harga Minyak, ekspor terbesar Kanada, kesehatan ekonominya, inflasi, dan Neraca Perdagangan, yang merupakan selisih antara nilai ekspor Kanada dengan impornya. Faktor-faktor lain termasuk sentimen pasar – apakah investor mengambil aset-aset yang lebih berisiko (risk-on) atau mencari aset-aset safe haven (risk-off) – dengan risk-on yang berdampak positif terhadap CAD. Sebagai mitra dagang terbesarnya, kesehatan ekonomi AS juga merupakan faktor utama yang memengaruhi Dolar Kanada.
Bank of Canada (BoC) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Dolar Kanada dengan menetapkan tingkat suku bunga yang dapat dipinjamkan bank satu sama lain. Hal ini memengaruhi tingkat suku bunga untuk semua orang. Sasaran utama BoC adalah mempertahankan inflasi pada 1-3% dengan menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif lebih tinggi cenderung positif bagi CAD. Bank of Canada juga dapat menggunakan pelonggaran kuantitatif dan pengetatan untuk memengaruhi kondisi kredit, dengan pelonggaran kuantitatif negatif terhadap CAD dan pelonggaran kuantitatif positif terhadap CAD.
Harga minyak merupakan faktor utama yang memengaruhi nilai Dolar Kanada. Minyak bumi merupakan ekspor terbesar Kanada, sehingga harga minyak cenderung berdampak langsung pada nilai CAD. Umumnya, jika harga minyak naik, CAD juga akan naik, karena permintaan agregat terhadap mata uang tersebut meningkat. Hal yang sebaliknya terjadi jika harga minyak turun. Harga minyak yang lebih tinggi juga cenderung menghasilkan peluang Neraca Perdagangan yang positif yang lebih besar, hal ini juga mendukung CAD.
Meskipun inflasi secara tradisional selalu dianggap sebagai faktor negatif bagi suatu mata uang karena menurunkan nilai uang, yang sebaliknya justru terjadi di zaman modern dengan pelonggaran kontrol modal lintas batas. Inflasi yang lebih tinggi cenderung menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga yang menarik lebih banyak arus masuk modal dari para investor global yang mencari tempat yang menguntungkan untuk menyimpan uang mereka. Hal ini meningkatkan permintaan mata uang lokal, yang dalam kasus Kanada adalah Dolar Kanada.
Rilis data ekonomi makro mengukur kesehatan ekonomi dan dapat berdampak pada Dolar Kanada. Indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen semuanya dapat memengaruhi arah CAD. Ekonomi yang kuat baik bagi Dolar Kanada. Ekonomi yang kuat tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong Bank Kanada untuk menaikkan suku bunga, yang mengarah pada mata uang yang lebih kuat. Namun, jika data ekonomi lemah, CAD kemungkinan akan turun.