Emas telah turun selama tiga minggu berturut-turut, jatuh ke level terendah sejak pertengahan Juni karena penguatan Dolar AS dan ekspektasi Federal Reserve yang hawkish mengikis daya tarik logam ini. Para ahli strategi ING dan analis RoboForex sama-sama menyoroti bahwa suku bunga yang lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama kini menjadi hambatan utama, dengan Goldman Sachs juga memangkas target harga akhir tahun sebagai tanda bahwa sentimen institusional menjadi lebih berhati-hati.

ING Memperingatkan Bahwa Suku Bunga Lebih Tinggi untuk Waktu Lebih Lama Mengalahkan Dukungan Geopolitik
Para ahli strategi ING mengakui bahwa meskipun ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi, dimulainya kembali aliran energi melalui Selat Hormuz telah meredakan kekhawatiran pasokan dan melemahkan salah satu pilar utama dukungan Emas.
Bahkan saat kekhawatiran terhadap inflasi mereda, biaya peluang yang meningkat untuk memegang aset yang tidak berimbal hasil masih membebani logam mulia ini.
Komentar hawkish dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga AS akan tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Goldman Sachs Memangkas Prakiraan Akhir Tahun Menjadi $4.900
Menurut analisis dari RoboForex, Goldman Sachs telah merevisi turun prospeknya untuk logam mulia ini, menambah tekanan jual pada pasar yang sudah rapuh.
Penurunan ini menandakan bahwa bahkan suara institusional yang secara historis bullish menyerah pada realitas suku bunga AS yang tetap tinggi dan Dolar AS yang tangguh.
Faktor negatif lain bagi pasar emas adalah keputusan Goldman Sachs untuk menurunkan prakiraan akhir tahun logam ini dari 5.400 menjadi 4.900 USD per ons. Hal ini menambah tekanan pada harga.
Prospek Jangka Pendek yang Bearish
Secara keseluruhan, prospek dari ING dan RoboForex, yang mengutip Goldman Sachs, menggambarkan gambaran bearish secara luas untuk Emas dalam jangka pendek. Kedua sumber sepakat bahwa kebijakan The Fed dan ekspektasi suku bunga adalah penggerak utama yang menekan logam ini, meskipun risiko geopolitik yang mendasari terus menawarkan terendah. Dengan pasar yang sudah memperhitungkan kemungkinan signifikan pengetatan lebih lanjut dan prakiraan institusional yang direvisi turun, Emas tampak rentan terhadap penurunan tambahan kecuali sikap The Fed berubah secara berarti.
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)