- Pasangan mata uang AUD/USD kehilangan posisi saat para pedagang menunggu Risalah RBA dan data PMI Tiongkok.
- Risalah RBA bisa dibaca hawkish jika menyoroti inflasi yang persisten dan kemungkinan pengetatan lebih lanjut.
- PMI Tiongkok menjadi kunci sentimen AUD karena aktivitas yang lebih kuat akan mendukung mata uang terkait komoditas.
Pasangan mata uang AUD/USD diperdagangkan mendekati level 0,6880 pada hari Senin, turun dari penutupan Jumat saat para pedagang menunggu katalis baru dari Australia dan Tiongkok. Dolar Australia tetap berada di bawah tekanan setelah kehilangan posisi selama sebulan terakhir, sementara Dolar AS (USD) mempertahankan dukungan karena para investor tetap berhati-hati menjelang data pasar tenaga kerja AS yang penting akhir pekan ini.
Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock berpartisipasi pada hari Minggu dalam panel berjudul "Dari Uang Tunai ke Stablecoin: Anonimitas Uang" pada Kuliah Yayasan Per Jacobsson di Basel. Topik tersebut lebih berfokus pada pembayaran dan uang digital daripada suku bunga jangka pendek, tetapi pasar tetap akan mengamati transkrip resmi, yang menurut RBA akan dirilis pada hari Selasa, untuk setiap komentar yang terkait dengan kebijakan moneter, inflasi, atau stabilitas keuangan.
Saat ini perhatian beralih ke Risalah Rapat RBA yang akan dirilis pada Selasa pagi. Risalah tersebut seharusnya memberikan detail lebih lanjut kepada para investor mengenai alasan Dewan mempertahankan suku bunga kas tidak berubah di 4,35% pada pertemuan Juni, setelah sebelumnya menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. Bullock mengatakan setelah keputusan tersebut bahwa inflasi "masih terlalu tinggi" dan mempertahankan suku bunga akan memungkinkan Dewan menilai bagaimana pengetatan sebelumnya mengalir melalui ekonomi.
Tiongkok juga akan menjadi penting bagi Dolar Australia minggu ini. PMI Manufaktur dan Non-Manufaktur NBS akan dirilis pada hari Selasa. PMI sektor manufaktur resmi Tiongkok diprakirakan kembali ke ekspansi ringan di 50,1 pada Juni, setelah berada di 50,0 pada Mei. PMI Non-Manufaktur diperkirakan turun sedikit menjadi 49,9 dari 50,1. Data Tiongkok yang lebih kuat dapat mendukung Dolar Australia mengingat hubungan dagang erat Australia dengan Tiongkok, sementara pembacaan yang lemah kemungkinan akan membebani sentimen AUD.
Analisis teknis jangka pendek:
Pada grafik 4 jam, AUD/USD diperdagangkan di 0,6884, mempertahankan nada bearish jangka pendek karena tetap di bawah Simple Moving Average (SMA) 20-periode di 0,6898 dan SMA 100-periode di 0,7002. Pasangan ini menekan supply langsung di atas pada level 0,6886, sementara Relative Strength Index (RSI) yang rendah di 34,96 mengisyaratkan bahwa para penjual masih memegang kendali, meskipun momentum penurunan menunjukkan tanda-tanda moderasi.
Di sisi atas, resistance awal terletak pada penghalang terdekat di 0,6886, diikuti oleh level horizontal di 0,6904 dan 0,6917, dengan SMA 20-periode di 0,6898 dan SMA 100-periode di 0,7002 memperkuat batas yang lebih luas terhadap upaya pemulihan. Di sisi bawah, support penting pertama muncul di 0,6878, di mana penembusan berkelanjutan akan membuka jalan bagi penurunan lebih dalam pada pasangan ini dalam beberapa sesi mendatang.
(Analisis teknis dari cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)