- Pasangan mata uang USD/CAD mendapatkan momentum mendekati 1,4235 di awal perdagangan sesi Eropa hari Selasa.
- Pasangan ini mempertahankan kondisi bullish, namun konsolidasi lebih lanjut tidak dapat dikesampingkan dengan kondisi RSI yang jenuh beli.
- Hambatan naik pertama muncul di 1,4310; level support awal yang perlu diperhatikan adalah 1,4169.
Pasangan mata uang USD/CAD diperdagangkan di wilayah positif sekitar 1,4235 selama awal perdagangan sesi Eropa pada hari Selasa. Meningkatnya peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan optimisme terhadap ekonomi AS memberikan dukungan bagi Dolar AS (USD) terhadap Dolar Kanada (CAD).
Data ketenagakerjaan utama AS untuk bulan Juni akan menjadi sorotan pada hari Kamis nanti. Laporan ini dapat memberikan gambaran yang lebih jelas bagi para pedagang tentang seberapa akurat pasar memprakirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed tahun ini. Pasar uang menunjukkan para pedagang sepenuhnya mengantisipasi satu kali kenaikan suku bunga tahun ini, dengan peluang sekitar 50% untuk kenaikan kedua, menurut data LSEG.
Harga minyak mentah turun tipis setelah kesepakatan gencatan senjata sementara selama 60 hari antara AS dan Iran. Para pedagang akan memantau dengan cermat perundingan damai AS-Iran di Doha, Qatar, pada hari ini. Perkembangan positif terkait kesepakatan gencatan senjata dapat menekan harga minyak mentah lebih rendah. Perlu dicatat bahwa Kanada adalah negara pengekspor minyak utama, dan harga minyak mentah yang lebih rendah umumnya berdampak negatif pada Dolar Kanada (CAD).
Analisis Teknis:
Pada grafik harian, USD/CAD tetap dalam bias bullish jangka pendek karena spot bertahan di atas Simple Moving Average (SMA) 100-hari dan pita tengah Bollinger, memperkuat tren naik yang mendasari. Relative Strength Index (14) berada di 82,4 yang masuk ke wilayah jenuh beli, mengindikasikan bahwa kenaikan terbaru mungkin sudah terlalu tinggi.
Di sisi atas, resistance langsung berada di pita atas Bollinger pada 1,4310, di mana para pembeli mungkin ragu untuk melanjutkan kenaikan. Di sisi bawah, support awal terlihat di level terendah 26 Juni di 1,4169, diikuti oleh pita tengah Bollinger sekitar 1,4068, sebelum permintaan yang lebih dalam muncul di pita bawah dekat 1,3825 dan SMA 100-hari di 1,3793, yang bersama-sama menandai dasar struktural yang lebih kuat.
(Analisis teknis dalam cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Pertanyaan Umum Seputar Dolar Kanada
Faktor-faktor utama yang mendorong Dolar Kanada (CAD) adalah tingkat suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Kanada (BoC), harga Minyak, ekspor terbesar Kanada, kesehatan ekonominya, inflasi, dan Neraca Perdagangan, yang merupakan selisih antara nilai ekspor Kanada dengan impornya. Faktor-faktor lain termasuk sentimen pasar – apakah investor mengambil aset-aset yang lebih berisiko (risk-on) atau mencari aset-aset safe haven (risk-off) – dengan risk-on yang berdampak positif terhadap CAD. Sebagai mitra dagang terbesarnya, kesehatan ekonomi AS juga merupakan faktor utama yang memengaruhi Dolar Kanada.
Bank of Canada (BoC) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Dolar Kanada dengan menetapkan tingkat suku bunga yang dapat dipinjamkan bank satu sama lain. Hal ini memengaruhi tingkat suku bunga untuk semua orang. Sasaran utama BoC adalah mempertahankan inflasi pada 1-3% dengan menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif lebih tinggi cenderung positif bagi CAD. Bank of Canada juga dapat menggunakan pelonggaran kuantitatif dan pengetatan untuk memengaruhi kondisi kredit, dengan pelonggaran kuantitatif negatif terhadap CAD dan pelonggaran kuantitatif positif terhadap CAD.
Harga minyak merupakan faktor utama yang memengaruhi nilai Dolar Kanada. Minyak bumi merupakan ekspor terbesar Kanada, sehingga harga minyak cenderung berdampak langsung pada nilai CAD. Umumnya, jika harga minyak naik, CAD juga akan naik, karena permintaan agregat terhadap mata uang tersebut meningkat. Hal yang sebaliknya terjadi jika harga minyak turun. Harga minyak yang lebih tinggi juga cenderung menghasilkan peluang Neraca Perdagangan yang positif yang lebih besar, hal ini juga mendukung CAD.
Meskipun inflasi secara tradisional selalu dianggap sebagai faktor negatif bagi suatu mata uang karena menurunkan nilai uang, yang sebaliknya justru terjadi di zaman modern dengan pelonggaran kontrol modal lintas batas. Inflasi yang lebih tinggi cenderung menyebabkan bank sentral menaikkan suku bunga yang menarik lebih banyak arus masuk modal dari para investor global yang mencari tempat yang menguntungkan untuk menyimpan uang mereka. Hal ini meningkatkan permintaan mata uang lokal, yang dalam kasus Kanada adalah Dolar Kanada.
Rilis data ekonomi makro mengukur kesehatan ekonomi dan dapat berdampak pada Dolar Kanada. Indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen semuanya dapat memengaruhi arah CAD. Ekonomi yang kuat baik bagi Dolar Kanada. Ekonomi yang kuat tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong Bank Kanada untuk menaikkan suku bunga, yang mengarah pada mata uang yang lebih kuat. Namun, jika data ekonomi lemah, CAD kemungkinan akan turun.