- EUR/USD naik tipis di atas 1,1450 tetapi tetap tertahan di bawah puncak pekan lalu, di 1,1475.
- Angka inflasi Jerman mengonfirmasi bahwa tekanan harga mereda pada bulan Juni, menambah alasan bagi ECB untuk menahan suku bunga pada Juli.
- Dolar AS diperdagangkan lebih rendah secara keseluruhan karena harapan akan berakhirnya perang Iran melalui negosiasi tetap hidup.
Euro (EUR) membukukan kenaikan tipis terhadap Dolar AS (USD) yang sedikit lebih lemah pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini naik tipis ke pertengahan kisaran 1,1400-an, tetapi gagal mendapatkan penerimaan di atas puncak kisaran perdagangan dua pekan terakhir, di area 1,1475, dan diperkirakan akan menutup pekan ini hampir tidak berubah.
Di Jerman, Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) final untuk bulan Juni, yang dirilis lebih awal pada hari ini, mengonfirmasi moderasi tekanan inflasi yang diantisipasi oleh pembacaan pendahuluan, yang meredakan tekanan pada Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut pada pertemuan bulan Juli.
Inflasi konsumen Jerman, yang diukur oleh HICP, mereda ke tingkat tahun-ke-tahun 2,4% pada bulan Juni dari 2,7% pada bulan Mei dan puncak 2,9% pada bulan April. Inflasi bulanan terkontraksi 0,2%, juga sejalan dengan estimasi awal, dan setelah kontraksi 0.% pada bulan Mei. Dampak angka-angka ini terhadap Euro hanya marginal.
Rebound harga minyak membebani Euro
Kembalinya permusuhan antara AS dan Iran serta rebound harga minyak yang menyusulnya, dengan lalu lintas melalui Selat Hormuz yang penting anjlok, telah menjadi penghambat bagi pemulihan Euro yang signifikan pekan ini.
Militer AS melancarkan serangkaian serangan terhadap target Iran awal pekan ini sebagai pembalasan atas dugaan serangan dari Teheran terhadap kapal-kapal yang mencoba melintasi Hormuz, dan pasukan Iran merespons dengan menargetkan pangkalan-pangkalan AS di negara-negara Teluk. Namun, pasar menganggap tindakan ini sebagai manuver untuk mendapatkan pengaruh dalam negosiasi di masa depan, dan penghindaran risiko tetap terkendali, yang membuat Euro tidak jatuh lebih jauh.
Di AS, risalah rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) terakhir, yang dirilis pada hari Rabu, menunjukkan komitmen kuat untuk membawa inflasi ke target. Namun, dewan gubernur bank sentral terpecah mengenai jalur suku bunga jangka pendek, membuat investor mempertimbangkan waktu kenaikan berikutnya. Dolar AS mundur moderat setelah rilis risalah tersebut.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Bln/Bln)
Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP), yang dirilis oleh kantor statistik Jerman Destatis setiap bulan, adalah indeks inflasi berdasarkan metodologi statistik yang telah diharmonisasikan di seluruh negara anggota Uni Eropa (UE) untuk memudahkan perbandingan. Pembacaan YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan tahun sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi adalah bullish bagi Euro (EUR), sedangkan pembacaan yang rendah adalah bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis terakhir:
Jum Jul 10, 2026 06.00
Frekuensi:
Bulanan
Aktual:
-0.2%
Konsensus:
-0.2%
Sebelumnya:
-0.2%
Sumber:
Federal Statistics Office of Germany
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Thn/Thn)
Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP), yang dirilis oleh kantor statistik Jerman Destatis setiap bulan, adalah indeks inflasi berdasarkan metodologi statistik yang telah diharmonisasikan di seluruh negara anggota Uni Eropa (UE) untuk memudahkan perbandingan. Pembacaan YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan tahun sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi adalah bullish bagi Euro (EUR), sedangkan pembacaan yang rendah adalah bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis terakhir:
Jum Jul 10, 2026 06.00
Frekuensi:
Bulanan
Aktual:
2.4%
Konsensus:
2.4%
Sebelumnya:
2.4%
Sumber:
Federal Statistics Office of Germany