Dolar AS (USD) telah menavigasi kisaran yang tidak meyakinkan pada hari Kamis, kesulitan melanjutkan kenaikan hari sebelumnya dan sempat mencapai puncak beberapa hari. Sementara itu, ketegangan geopolitik terus mereda di latar belakang, sementara para investor bersiap untuk revisi NFP AS pada hari Jumat dan pidato dari Warsh di The Fed.
Berikut yang perlu Anda ketahui pada hari Jumat, 28 Agustus:
Indeks Dolar AS (DXY) berhasil mempertahankan pemulihan mingguan yang sedang berlangsung, dengan upaya memperpanjang penembusan terbaru di atas penghalang 99,00. Nada yang lebih baik pada imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ketidakpastian geopolitik yang stabil juga telah menopang kenaikan ini. Agenda berikutnya di AS adalah rilis Revisi Tahunan Nonfarm Payrolls, ukuran final Sentimen Konsumen U-Mich dan pidato Ketua Warsh di Simposium Jackson Hole.
EUR/USD telah memperpanjang tren turun mingguannya, sempat menggoda SMA 200 hari yang menjadi level kuncinya, meskipun kemudian berhasil mencoba pemulihan melewati 1,1650. Lebih dekat ke rumah, laporan pasar tenaga kerja Jerman akan menjadi pusat perhatian bersama dengan data final Keyakinan Konsumen di Euroland dan pidato dari Schnabel ECB.
GBP/USD tergelincir kembali ke terendah baru beberapa hari, menguji 1,3570 sebelum memulihkan sebagian pelemahan dan merebut kembali wilayah 1,3600. Peristiwa berikutnya di seberang Channel adalah rilis Harga Rumah Nationwide.
USD/JPY semakin memperpanjang pemulihan mingguannya, naik untuk hari keempat berturut-turut dan kembali menguji zona 159,50. Tingkat Pengangguran, Keyakinan Konsumen, Perumahan Baru, Pesanan Konstruksi dan angka inflasi di Tokyo akan menjadi agenda utama di “Negeri Matahari Terbit”.
AUD/USD tetap mendapat dukungan kuat dan mendekati angka 0,7200 untuk menguji tertinggi tiga bulan. Dari sisi data di Oz, angka Persediaan Bisnis kuartalan, Kredit Perumahan dan data Kredit Sektor Swasta akan dirilis berikutnya pada 31 Agustus.
Harga WTI menambah pemulihan pada hari Rabu dan melampaui level $83,00 per barel, sambil selalu mengikuti dengan cermat perkembangan seputar krisis Timur Tengah.
Emas membangun pelemahan hari Rabu, diperdagangkan lebih dekat ke level $4.560 per troy ons, atau terendah empat hari. Penurunan logam mulia ini mengikuti aksi harga Dolar AS yang berayun, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi dan sikap hati-hati yang stabil menjelang acara Jackson Hole.