- AUD/USD diperdagangkan lebih rendah karena meningkatnya ketegangan AS-Iran membebani Aussie yang sensitif terhadap risiko.
- Trump mengatakan Selat Hormuz akan tetap terbuka di bawah perlindungan AS, sementara Iran menolak peran Washington dan memperingatkan respons militernya.
- Investor menantikan data PDB Kuartal II dan aktivitas Tiongkok, bersama dengan IHK AS bulan Juni, dengan inflasi AS yang lebih lemah berpotensi membatasi penguatan USD lebih lanjut.
AUD/USD diperdagangkan lebih rendah di dekat 0,6930 pada hari Senin, mundur dari level pembukaan sekitar 0,6950 karena meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran mendorong Dolar AS (USD) sebagai aset safe-haven dan membebani Dolar Australia (AUD) yang sensitif terhadap risiko.
Presiden AS Donald Trump mengatakan Selat Hormuz akan tetap terbuka "dengan atau tanpa Iran" dan mengumumkan pemberlakuan kembali blokade laut yang menargetkan pengiriman Iran. Trump juga menyatakan bahwa AS akan menjadi "Penjaga Selat Hormuz" dan mengatakan Washington akan meminta penggantian biaya dengan tarif 20% atas kargo yang melewati jalur air tersebut untuk menutupi biaya keamanan.
Iran menolak pernyataan Trump, dengan komando militer gabungan tertinggi negara itu mengatakan bahwa AS tidak memiliki peran dalam menentukan masa depan Selat tersebut. Pejabat Iran memperingatkan bahwa intervensi AS yang berkelanjutan dapat memicu insiden lebih lanjut di sektor Minyak dan Gas global, sementara Garda Revolusi Iran menegaskan bahwa Teheran akan terus menegaskan kendali atas jalur strategis tersebut.
Konfrontasi ini telah mendorong harga Minyak lebih tinggi dan meningkatkan kekhawatiran bahwa kenaikan biaya energi dapat menjaga inflasi global tetap tinggi. Latar belakang ini mendukung permintaan terhadap Greenback sambil membatasi selera terhadap mata uang yang terkait dengan pertumbuhan global, termasuk Aussie.
Investor kini akan mengalihkan perhatian mereka ke data perdagangan dan aktivitas Tiongkok, mengingat hubungan ekonomi Australia yang erat dengan Tiongkok. Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok kuartal kedua, yang dirilis pada awal hari Selasa, diprakirakan tumbuh 4,5% YoY, turun dari 5%, sementara pertumbuhan kuartalan diprakirakan melambat ke 0,9% dari 1,3%. Produksi Industri diprakirakan sedikit membaik ke 4,6%, sementara Penjualan Ritel diproyeksikan turun 0,1%, dibandingkan dengan penurunan 0,6% sebelumnya.
Di sisi AS, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juni pada hari Selasa diprakirakan melandai ke 3,8% YoY dari 4,2%, dengan pembacaan bulanan diprakirakan turun 0,1% setelah naik 0,5%. IHK inti diproyeksikan tidak berubah di 2,9% YoY dan 0,2% MoM.
Analisis teknis jangka pendek:
Pada grafik 4 jam, AUD/USD diperdagangkan di 0,6934. Pasangan mata uang ini bertahan sedikit di atas Simple Moving Average (SMA) 100 periode di 0,6930 tetapi tetap dibatasi oleh SMA 20 periode di 0,6940, sehingga nada jangka pendek secara umum netral dengan sedikit batasan di sisi atas. Level resistance horizontal yang berkelompok tepat di atas harga, bersama dengan Relative Strength Index (RSI) yang berada di dekat 48, menunjukkan kondisi konsolidatif alih-alih dorongan arah yang jelas untuk saat ini.
Di sisi atas, resistance awal terlihat di SMA 20 periode di sekitar 0,6940, diikuti oleh penghalang horizontal di 0,6938 dan 0,6944, dengan batas yang lebih kuat muncul di dekat 0,6948. Di sisi bawah, support terdekat diberikan oleh SMA 100 periode di 0,6930, dengan dasar horizontal berikutnya di dekat 0,6928, dan penembusan berkelanjutan di bawah kisaran ini akan membuka fase korektif yang lebih dalam dalam konsolidasi yang lebih luas.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)