- USD/CHF tetap terbatas di bawah 0,7930 meskipun sentimen pasar semakin memburuk.
- Trump telah mengumumkan blokade Hormuz setelah kegagalan perundingan perdamaian akhir pekan lalu.
- Otoritas Iran memperingatkan bahwa kehadiran Angkatan Laut AS di Selat akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Dolar AS (USD) melepas keuntungan sebelumnya terhadap Franc Swiss (CHF), karena pasangan mata uang ini tetap terperangkap dalam kisaran sekitar 70 pip di sekitar 0,7900 pada hari Senin, dengan upaya kenaikan terbatas di bawah area 0,7925-0,7930.
Perundingan perdamaian akhir pekan lalu antara AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan, dan Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan militer AS untuk memblokir setiap kapal yang mencoba masuk atau meninggalkan pelabuhan Iran mulai hari Senin, pukul 10:00 waktu Timur (14:00 GMT)
Otoritas Iran memperingatkan bahwa pemberlakuan pembatasan oleh AS terhadap pergerakan kapal adalah ilegal dan “sama dengan pembajakan.” Garda Revolusi memperingatkan bahwa kehadiran kapal militer asing di Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan mereka akan “ditangani dengan tegas.”
Sementara itu, gencatan senjata dua minggu tetap berlaku, menjaga harapan putaran perundingan lebih lanjut tetap hidup dan membatasi upaya kenaikan Dolar AS untuk saat ini.
Kalender makroekonomi hampir kosong pada hari Senin, dan berita dari Iran akan terus menggerakkan pasar. Pada hari Selasa, Indeks Harga Produsen AS untuk bulan Maret diprakirakan mengikuti jejak rilis Indeks Harga Konsumen (IHK) AS pada hari Jumat lalu, dan menambah tekanan pada Federal Reserve (The Fed) untuk membalik siklus pelonggaran.
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.