- Perak membentuk doji di dekat $80, menandakan fase ketidakpastian pasar.
- Support utama garis tren di dekat $78,00 berisiko menembus ke bawah.
- Penembusan di bawah $78 membuka level-level support di $77,53 dan $74,34.
Harga Perak turun lebih dari 1% setelah gap turun selama akhir pekan karena pesimisme menggantikan suasana optimis Jumat lalu, saat Selat Hormuz ditutup dan AS meningkatkan ketegangan setelah menyita kapal berbendera Iran. XAG/USD diperdagangkan di $79,78, setelah mencapai tertinggi harian di $79,80.
Analisis Harga XAG/USD: Prospek Teknis
Perak tetap bias ke atas, dengan support utama di sekitar Simple Moving Average (SMA) 50-hari di $78,98, namun pada hari ini melemah di tengah imbal hasil Treasury AS yang tinggi. Pada saat berita ini ditulis, pola ‘doji’ tampak terbentuk, menunjukkan bahwa baik pembeli maupun penjual tidak menguasai pasar.
Dengan demikian, jika XAG/USD turun di bawah support garis tren utama di sekitar $78,00, hal ini membuka peluang untuk pullback yang lebih dalam. Berikutnya adalah SMA 100-hari di $77,53, diikuti oleh SMA 20-hari di $74,34.
Di sisi lain, bias bullish akan tetap ada, kecuali Perak jatuh ke level terendah baru di bawah $77,78. Jika Perak naik melewati $80,000, area berikutnya yang menarik adalah tertinggi 1 tahun pada 1 April di $83,05. Jika terlampaui, level-level resistance utama berikutnya adalah tertinggi 13 Maret di $85,44, kemudian tertinggi 12 Maret di $87,43, dan akhirnya puncak 11 Maret di $89,42. Berikutnya adalah tonggak $90,00.
Grafik Harga XAG/USD – Harian

Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.