- Pasangan mata uang AUD/USD menarik aksi jual lanjutan yang berat selama dua hari berturut-turut di tengah penguatan Dolar AS (USD) secara luas.
- Taruhan kenaikan suku bunga The Fed dan ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut tetap menopang Dolar AS sebagai safe-haven.
- Berita positif dari pertemuan puncak Trump-Xi dan sikap hawkish RBA gagal mendukung Aussie.
Pasangan mata uang AUD/USD menarik aksi jual berat untuk hari kedua berturut-turut pada hari Jumat dan menembus level 0,7200, mencapai level terendah lebih dari satu minggu selama paruh pertama sesi Eropa. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar wilayah 0,7160, turun 0,85% untuk hari ini, dan tetap berpeluang mengakhiri pekan dengan catatan negatif di tengah penguatan Dolar AS (USD) secara luas.
Faktanya, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, menguat ke level tertinggi sejak 7 April di tengah meningkatnya penerimaan terhadap kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed). Menurut Alat FedWatch CME Group, para pedagang kini memprakirakan hampir 40% kemungkinan bahwa bank sentral AS akan menaikkan biaya pinjaman pada akhir tahun ini, dan taruhan tersebut meningkat akibat angka inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan minggu ini.
Selain itu, data Penjualan Ritel AS yang dirilis pada hari Kamis mendukung argumen untuk The Fed yang lebih hawkish di tengah kekhawatiran inflasi yang berasal dari kenaikan harga energi akibat perang. Sementara itu, perundingan damai AS-Iran masih buntu di tengah ketidaksepakatan besar mengenai program nuklir Teheran dan Selat Hormuz. Selain itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa dia tidak akan bersabar lebih lama dengan Iran dan mendesak Teheran untuk mencapai kesepakatan.
Hal ini menjaga risiko geopolitik tetap berperan, yang ternyata menjadi faktor lain yang menopang Dolar AS sebagai safe-haven dan memberikan tekanan turun yang berat pada pasangan mata uang AUD/USD. Sementara itu, berita positif dari pertemuan puncak tingkat tinggi antara Trump dan Presiden China Xi Jinping memicu harapan membaiknya hubungan antara dua ekonomi terbesar dunia. Namun, hal ini sedikit membantu mendukung Aussie sebagai proxy China atau menginspirasi para pedagang bullish.
Latar belakang fundamental dan penembusan kisaran perdagangan yang sudah berumur satu minggu mendukung argumen untuk melanjutkan penurunan korektif pasangan mata uang AUD/USD dari level tertingginya sejak Mei 2022 yang disentuh pekan lalu. Namun, sikap hawkish Reserve Bank of Australia (RBA) dapat memberikan dukungan pada harga spot dan membantu membatasi pelemahan.
Harga Dolar AS Minggu ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar minggu ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Pound Inggris.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | 0.97% | 1.53% | 1.16% | 0.49% | 0.86% | 1.48% | 0.96% | |
| EUR | -0.97% | 0.54% | 0.24% | -0.50% | -0.12% | 0.46% | -0.02% | |
| GBP | -1.53% | -0.54% | -0.80% | -1.04% | -0.68% | -0.07% | -0.55% | |
| JPY | -1.16% | -0.24% | 0.80% | -0.73% | -0.31% | 0.30% | -0.17% | |
| CAD | -0.49% | 0.50% | 1.04% | 0.73% | 0.46% | 1.03% | 0.47% | |
| AUD | -0.86% | 0.12% | 0.68% | 0.31% | -0.46% | 0.62% | 0.12% | |
| NZD | -1.48% | -0.46% | 0.07% | -0.30% | -1.03% | -0.62% | -0.51% | |
| CHF | -0.96% | 0.02% | 0.55% | 0.17% | -0.47% | -0.12% | 0.51% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).