Dolar Kanada (CAD) menghadapi tekanan baru saat USD/CAD melanjutkan rally ke level tertinggi 14 bulan, dengan Societe Generale mencatat pergeseran momentum yang tegas dan RBC menyoroti bahwa inflasi domestik tetap dipengaruhi oleh biaya energi yang volatil.

Societe Generale tidak melihat sinyal pullback setelah USD/CAD menembus tren turun jangka panjang
Para analis Societe Generale mencatat bahwa pasangan mata uang USD/CAD telah mempercepat kenaikan setelah menembus garis tren menurun yang berlaku sejak tahun lalu, menandai pergeseran momentum.
Dengan puncak November di 1,4130-1,4150 yang kini berfungsi sebagai support dan target kenaikan menuju 1,4285-1,4335, Dolar Kanada bisa menghadapi penurunan lebih lanjut terhadap Greenback.
Pasangan ini kini berusaha menembus rentang luas multi-bulan. Pergerakan ini agak melampaui batas; namun, belum ada sinyal jelas tentang pullback yang berarti.
RBC mengatakan harga energi menutupi tekanan inflasi yang mereda
Royal Bank of Canada (RBC) mencatat bahwa inflasi utama Kanada meningkat menjadi 3,2% tahun-ke-tahun pada Mei, meskipun kenaikan tersebut sangat terkonsentrasi pada harga energi, tarif penerbangan, dan biaya makanan.
Data inti yang mereda menunjukkan bahwa Bank of Canada mungkin tidak merasa perlu merespons secara agresif terhadap inflasi utama, sehingga Dolar Kanada tidak memiliki tailwind suku bunga yang jelas meskipun angka-angka tersebut naik.
Laporan Mei menunjukkan inflasi utama tetap sangat dipengaruhi oleh harga energi sementara tren inflasi yang mendasari terus bergerak secara luas sesuai dengan target inflasi Bank of Canada.
Prospek Dolar Kanada melemah
Prospek teknis dari Societe Generale dan analisis inflasi dari RBC keduanya menunjukkan sedikit tailwind untuk Dolar Kanada. Yang pertama melihat tren naik USD/CAD meluas menuju level tertinggi baru, dan yang kedua menunjukkan bahwa tekanan inflasi tetap terkendali setelah kategori volatil dikeluarkan.
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)