- NZD/USD berkonsolidasi di sekitar 0,5870 pada hari Senin setelah terhenti di bawah swing high terbaru.
- Tingkat Pengangguran Selandia Baru diprakirakan naik ke 5,4% pada kuartal kedua dari 5,3%.
- Dolar AS yang lebih kuat menyusul PMI Manufaktur ISM yang kuat membatasi upaya pemulihan Kiwi.
NZD/USD diperdagangkan dengan nada datar di dekat zona 0,5870 pada hari Senin, mempertahankan sebagian besar kenaikan pekan lalu tetapi kesulitan untuk memperpanjangnya karena Dolar AS (USD) kembali stabil. Pasangan mata uang ini melonjak tajam dari area di bawah 0,5800 sebelum kehilangan momentum di dekat puncak kisaran, membuat pergerakan harga terkurung dalam rentang sempit menjelang kalender Asia-Pasifik yang padat.
Greenback mendapat dukungan dari Indeks Manajer Pembelian (Purchasing Managers Index/PMI) Manufaktur ISM Amerika Serikat (AS), yang naik ke 55,6 pada bulan Juli dari 53,3 dan melampaui konsensus 54,0, mendorong imbal hasil Treasury dan memangkas selera terhadap mata uang ber-beta tinggi. Berlawanan arah, penurunan tajam harga Minyak Mentah setelah Presiden Donald Trump mengonfirmasi pembicaraan dengan Iran memperbaiki sentimen risiko yang lebih luas, membantu Dolar Selandia Baru (NZD) menghindari pelemahan yang terlihat pada mata uang Australia.
Perhatian kini beralih ke laporan pasar tenaga kerja kuartal kedua Selandia Baru. Tingkat Pengangguran diprakirakan naik tipis ke 5,4% dari 5,3%, sementara Perubahan Ketenagakerjaan diprakirakan melambat ke 0,1% QoQ dari 0,2%, menunjukkan pasar tenaga kerja yang terus melonggar secara marginal. Tingkat Partisipasi tercatat di 70,4% pada kuartal sebelumnya.
Indeks Biaya Tenaga Kerja akan menjadi komponen yang perlu dicermati. Pertumbuhan upah diperkirakan ускорate ke 0,6% QoQ dari 0,5%, dan rilis yang lebih panas dari prakiraan akan mempersulit narasi disinflasi dan mendukung Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) yang lebih sabar. Kombinasi kenaikan pengangguran dan biaya upah yang lebih kuat akan membuat Kiwi rentan terhadap volatilitas dua arah, karena kedua pembacaan tersebut akan menarik prospek kebijakan ke arah yang berlawanan.
Di luar rilis domestik, Dolar Selandia Baru tetap terekspos pada data Tiongkok, dengan RatingDog Services PMI dijadwalkan dirilis lebih lanjut pada sesi ini dan diprakirakan turun ke 53,7 dari 54,1. Aktivitas Tiongkok yang lebih lemah akan membebani ekspektasi permintaan terhadap ekspor komoditas Selandia Baru dan menambah hambatan lain bagi pasangan mata uang ini.
Analisis Teknis:
Pada grafik empat jam, NZD/USD diperdagangkan di 0,5868, mempertahankan bias bullish yang konstruktif karena tetap berada di atas Simple Moving Average (SMA) 20-periode di 0,5858 dan SMA 100-periode di 0,5818. Pasangan mata uang ini menekan pita atas yang ditentukan oleh resistance horizontal terdekat di 0,5874, sementara Relative Strength Index (14) di sekitar 59 menunjukkan momentum bullish yang kuat namun belum berlebihan.
Di sisi atas, resistance terdekat terlihat di 0,5874, diikuti oleh batas yang lebih ketat di 0,5888, dengan hambatan yang lebih tinggi muncul di 0,5930 dan kemudian 0,5965. Di sisi bawah, support awal berada di 0,5859 sebelum SMA 20-periode di 0,5858, dengan dasar yang lebih dalam di 0,5849 dan SMA 100-periode di 0,5818 memperkuat struktur bullish yang lebih luas.
(Analisis teknis dari cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)