- USD/CHF rebound dari support flag saat para pembeli mempertahankan struktur.
- RSI naik di atas level netral, mendukung momentum kenaikan jangka pendek.
- Penembusan di atas 0,8135 menargetkan puncak flag dan 0,8200.
USD/CHF memulihkan sebagian pelemahan setelah menguji Simple Moving Average (SMA) 50 hari di 0,7866 bersama dengan garis tren bawah dari ‘bearish flag’, yang sejauh ini menahan aksi harga di tengah kurangnya keyakinan dari para pembeli dan penjual, terkait arah tren. Pasangan mata uang ini diperdagangkan di 0,7960, mendekati level tertinggi hari ini, naik 0,82%.
USD/CHF Price Forecast: Prospek Teknis
Menurut struktur pasar, USD/CHF netral hingga condong ke atas, dengan momentum yang berpihak pada para pembeli, seperti tergambar oleh Relative Strength Index (RSI), yang berada di atas level netral 50 dan bergerak lebih tinggi.
Untuk kelanjutan bullish, USD/CHF harus melampaui level tertinggi 17 Agustus di 0,8135. Setelah ditembus, hal ini membuka jalan untuk menantang garis tren atas dari ‘bearish flag’. Penembusan di atas garis tersebut akan meniadakan pola grafik ‘bearish’ dan membuka peluang menuju 0,8200, diikuti oleh level tertinggi tahunan di 0,8207.
Di sisi bawah, jika USD/CHF gagal menembus 0,8135 dan menutup sesi di bawah 0,8100, hal ini dapat memperburuk pergerakan menuju SMA 50 hari di 0,8084. Pergerakan di bawahnya membuka jalan ke swing low 30 Juli di 0,8049, sebelum 0,8000.
USD/CHF Price Chart – Harian

Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.