- Pasangan mata uang AUD/USD menarik beberapa penjual menyusul rilis data inflasi konsumen Australia.
- Ketidakpastian geopolitik mendukung USD sebagai safe-haven dan semakin memberikan tekanan pada pasangan mata uang ini.
- Taruhan RBA hawkish seharusnya membatasi penurunan Dolar Australia saat para pedagang dengan antusias menantikan keputusan FOMC.
Pasangan mata uang AUD/USD terus kesulitan untuk menaklukkan level 0,7200 dan bergerak lebih rendah menyusul rilis data inflasi konsumen Australia selama perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Harga spot turun ke area 0,7170 dalam satu jam terakhir, meskipun potensi penurunan tampaknya terbatas menjelang keputusan kebijakan FOMC yang krusial nanti hari ini.
Australian Bureau of Statistics (ABS) melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) umum naik sebesar 1,4% pada Kuartal I, meningkatkan tingkat tahunan menjadi 4,1%. Perincian tambahan mengungkapkan bahwa IHK Rata-Rata Dipangkas naik 0,3% selama periode Januari-Maret dan 3,5% pada basis tahunan. Tanpa adanya kejutan besar dari data inflasi, Dolar Australia (AUD) menarik beberapa penjual di tengah sentimen pasar yang hati-hati akibat ketidakpastian geopolitik yang terus berlanjut.
Sementara itu, data terbaru ini sedikit berpengaruh untuk meredam ekspektasi Reserve Bank of Australia (RBA) hawkish. Faktanya, para pedagang memprakirakan peluang yang lebih besar terhadap kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) pada pertemuan RBA yang akan datang di bulan Mei. Hal ini, bersama dengan aksi harga Dolar AS (USD) yang lemah, memberikan dukungan pada pasangan mata uang AUD/USD dan membantu membatasi penurunan. Para pedagang juga tampak enggan dan memilih menunggu keputusan kebijakan FOMC yang sangat dinanti, yang akan diumumkan nanti hari ini.
Para investor akan mencari petunjuk mengenai jalur kebijakan masa depan Federal Reserve (The Fed) AS di tengah kekhawatiran bahwa lonjakan harga energi yang dipicu oleh perang akan menghidupkan kembali tekanan inflasi. Sementara itu, kurangnya kemajuan dalam perundingan damai AS-Iran dan kebuntuan atas Selat Hormuz mungkin terus mendukung status Dolar AS sebagai mata uang cadangan. Hal ini seharusnya membatasi pasangan mata uang AUD/USD dan mengharuskan kewaspadaan sebelum mengantisipasi kelanjutan tren naik yang telah berlangsung selama satu bulan.
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen Kuartalan (Thn/Thn)
Indeks Harga Konsumen (IHK), yang dirilis oleh Biro Statistik Australia secara kuartalan, mengukur perubahan harga dari keranjang barang dan jasa tetap yang diperoleh oleh konsumen rumah tangga. Seri data IHK kuartalan dihitung sebagai rata-rata dari tiga IHK bulanan yang relevan. Angka YoY membandingkan harga pada kuartal referensi dengan kuartal yang sama setahun sebelumnya. Angka yang tinggi dianggap bullish bagi Dolar Australia (AUD), sementara angka yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis terakhir:
Rab Apr 29, 2026 01.30
Frekuensi:
Kuartalan
Aktual:
4.1%
Konsensus:
4.1%
Sebelumnya:
3.6%
Sumber:
Australian Bureau of Statistics
Indeks Harga Konsumen (IHK) triwulanan yang diterbitkan oleh Biro Statistik Australia (ABS) memiliki dampak signifikan pada pasar dan penilaian AUD. Ukuran tersebut diawasi ketat oleh Reserve Bank of Australia (RBA), untuk mencapai mandat inflasi, yang memiliki implikasi kebijakan moneter yang besar. Kenaikan harga konsumen cenderung membuat AUD bullish, karena RBA dapat menaikkan suku bunga untuk mempertahankan target inflasinya. Data dirilis hampir 25 hari setelah kuartal berakhir.