Emas 1 gram Antam dijual di harga Rp2.839.000 hari ini yang lebih rendah Rp1.000 dibandingkan dengan harga kemarin, seperti dicantumkan dalam situs Logam Mulia. Sementara itu, Emas Antam untuk berat 0,5 gram dijual di harga Rp1.469.500 dan 1.000 gram di Rp2.779.600.000.
Penurunan ringan tersebut menyusul harga Emas dunia (XAU/USD) yang kesulitan untuk menindaklanjuti kenaikan dua hari berturut-turut sebelumnya untuk ditutup -0,08% di $4.687 per troy ons, meskipun sempat mencatatkan tertinggi hari di $4.764, level tertinggi sejak 23 April 2026.
Data ketenagakerjaan dari Amerika Serikat hari ini siap untuk menjadi penggerak harga Emas. Data tersebut terdiri dari Nonfarm Payroll, Pendapatan Rata-Rata Per-Jam, serta Tingkat Pengangguran yang akan dirilis pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB) diikuti oleh Indeks Ekspektasi Konsumen University of Michigan (UoM). Perkembangan dari Timur Tengah sebelum rilis data yang disebutkan di atas juga berpotensi menggerakkan Emas dalam jangke pendek.
Indikator Ekonomi
Nonfarm Payroll (NFP)
Rilis Nonfarm Payrolls menyajikan jumlah pekerjaan baru yang diciptakan di AS selama bulan sebelumnya di semua bisnis non pertanian; dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS (BLS). Perubahan bulanan dalam payrolls bisa sangat fluktuatif. Angka tersebut juga tunduk pada tinjauan yang kuat, yang juga dapat memicu volatilitas di bursa Forex. Secara umum, pembacaan yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sementara pembacaan yang rendah dipandang sebagai bearish, meskipun tinjauan bulan sebelumnya dan Tingkat Pengangguran sama relevannya dengan angka utama. Oleh karena itu, reaksi pasar bergantung pada bagaimana pasar menilai semua data yang terkandung dalam laporan BLS secara keseluruhan.
Baca lebih lanjut
Rilis berikutnya
Jum Mei 08, 2026 12.30
Frekuensi:
Bulanan
Konsensus:
62Rb
Sebelumnya:
178Rb
Sumber:
US Bureau of Labor Statistics
Laporan lapangan pekerjaan bulanan Amerika dianggap sebagai indikator ekonomi paling penting bagi pedagang valas. Dirilis pada hari Jumat pertama setelah bulan yang dilaporkan, perubahan jumlah posisi berkorelasi erat dengan kinerja ekonomi secara keseluruhan dan dipantau oleh pembuat kebijakan. Pekerjaan penuh adalah salah satu mandat Federal Reserve dan mempertimbangkan perkembangan di pasar tenaga kerja saat menetapkan kebijakannya, sehingga berdampak pada mata uang. Meskipun beberapa indikator utama membentuk perkiraan, Nonfarm Payrolls cenderung mengejutkan pasar dan memicu volatilitas yang substansial. Angka aktual yang mengalahkan konsensus cenderung membuat USD bullish.