Ekonom DBS Group Research Eugene Leow mencatat bahwa Emas telah berkonsolidasi dalam kisaran ketat meskipun terjadi pergerakan tajam di pasar energi, saat para pedagang menunggu data IHK AS yang penting. Laporan tersebut menyoroti permintaan institusional yang lebih kuat, dengan peningkatan kepemilikan ETF setelah kelemahan pada akhir Maret. Risiko geopolitik di Timur Tengah dan data AS yang akan datang tetap menjadi pendorong utama bagi Emas.
Permintaan institusional dan risiko geopolitik
“Harga emas berkonsolidasi dalam kisaran sempit semalam, menunjukkan aksi harga yang terbatas meskipun volatilitas meningkat di pasar energi.”
“Keraguan atas ketahanan gencatan senjata di Timur Tengah, yang diperkuat oleh blokade berkelanjutan terhadap pengiriman komersial melalui Selat Hormuz, mendorong harga minyak mendekati ambang $100.”
“Namun, hasil riil sebagian besar tidak berubah, terlepas dari gejolak pasar energi saat para investor mundur ke pinggir lapangan menjelang rilis IHK AS yang penting hari ini.”
“Selera institusional terhadap emas telah menguat secara nyata selama minggu lalu.”
“Kepemilikan ETF terus meningkat secara stabil saat para investor institusional secara sistematis menambah posisi, memanfaatkan kelemahan harga akhir Maret untuk membangun eksposur strategis. Dalam jangka pendek, perhatian akan tetap fokus pada hasil diskusi yang akan datang antara AS dan Iran serta apakah aktivitas transit akan kembali normal dalam beberapa hari ke depan.”
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh editor.)