- EUR/USD memangkas kenaikan dan turun ke 1,1685, menghentikan rally empat hari.
- Kekhawatiran pasar terhadap kerapuhan gencatan senjata Iran mengurangi selera risiko.
- Harga konsumen Jerman mengkonfirmasi kenaikan tajam inflasi pada bulan Maret.
Euro (EUR) telah menghentikan rally empat hari terhadap Dolar AS pada hari Jumat. Pasangan mata uang ini pullback dari level tertinggi bulanan di 1,1720 pada hari Kamis ke 1,1685 pada saat berita ini ditulis, seiring kepercayaan investor terhadap kesepakatan damai antara AS dan Iran goyah.
Teheran telah mengirimkan pesan yang beragam mengenai partisipasinya dalam perundingan damai yang dijadwalkan akhir pekan ini di ibu kota Pakistan di tengah dugaan pelanggaran kesepakatan gencatan senjata 10 poin oleh AS dan Israel. AS telah mengumumkan bahwa delegasi yang dipimpin oleh Wakil Presiden AS JD Vance akan segera tiba di Islamabad.
Proses perdamaian, bagaimanapun, semakin tegang akibat serangan besar-besaran Israel di Lebanon, yang telah menewaskan setidaknya 300 orang setelah kesepakatan gencatan senjata, serta pengelolaan buruk Iran terhadap lalu lintas laut di Selat Hormuz. Kurang dari 10% dari lalu lintas rata-rata telah melintasi jalur air tersebut dalam 24 jam terakhir, karena ranjau dan birokrasi menjaga blokade de facto.
Di Eropa, data harga konsumen Jerman untuk bulan Maret, yang dirilis lebih awal pada hari Jumat, mengkonfirmasi tekanan inflasi yang lebih tinggi akibat perang Iran dan menambah tekanan pada Bank Sentral Eropa (ECB) untuk segera menaikkan suku bunga.
Di kemudian hari, fokus akan tertuju pada data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk bulan Maret, yang juga diprakirakan menunjukkan percepatan signifikan, dan mungkin akan mempengaruhi sikap kebijakan moneter seimbang Federal Reserve.
Analisis Teknis: Euro menunjukkan tanda-tanda kelelahan
EUR/USD mempertahankan bias bullish saat bertahan di atas area support padat di pertengahan 1,16, namun aksi harga terbaru menunjukkan tanda-tanda yang konsisten dengan pergeseran tren.
Pasangan ini menunjukkan potensi Double Top di area 1,1720, Relative Strength Index (RSI) 4 jam mengungkapkan divergensi bearish, dan Moving Average Convergence Divergence (MACD) pada timeframe yang sama hampir menyeberang di bawah garis sinyal.
Support langsung tetap berada di level terendah hari Kamis di area 1,1650, yang merupakan neckline dari pola Double Top yang disebutkan dan level tertinggi sebelumnya antara 1,1630 dan 1,1640. Lebih jauh ke bawah, resistance garis tren dari level terendah akhir Maret kini berada di 1,1575.
Ke atas, konfirmasi di atas level tertinggi sesi di 1,1723 akan membatalkan pandangan bearish dan membuka potensi menuju level tertinggi 26 dan 27 Februari di sekitar 1,1820.
(Analisis teknis dalam cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Thn/Thn)
Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP), yang dirilis oleh kantor statistik Jerman Destatis setiap bulan, adalah indeks inflasi berdasarkan metodologi statistik yang telah diharmonisasikan di seluruh negara anggota Uni Eropa (UE) untuk memudahkan perbandingan. Pembacaan YoY membandingkan harga pada bulan referensi dengan tahun sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi adalah bullish bagi Euro (EUR), sedangkan pembacaan yang rendah adalah bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis terakhir:
Jum Apr 10, 2026 06.00
Frekuensi:
Bulanan
Aktual:
2.8%
Konsensus:
2.8%
Sebelumnya:
2.8%
Sumber:
Federal Statistics Office of Germany
Indikator Ekonomi
Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn)
Kecenderungan inflasi atau deflasi diukur dengan menjumlahkan harga sekeranjang barang dan jasa secara berkala dan menyajikan datanya sebagai Indeks Harga Konsumen (IHK). Data IHK dikumpulkan setiap bulan dan dirilis oleh Departemen Statistik Tenaga Kerja AS. Laporan bulanan ini membandingkan harga barang-barang pada bulan referensi dengan bulan sebelumnya. IHK Tidak termasuk Makanan & Energi tidak menyertakan komponen makanan dan energi yang lebih fluktuatif untuk memberikan pengukuran tekanan harga yang lebih akurat. Secara umum, angka yang tinggi dipandang sebagai bullish bagi Dolar AS (USD), sedangkan angka yang rendah dianggap sebagai bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis berikutnya
Jum Apr 10, 2026 12.30
Frekuensi:
Bulanan
Konsensus:
3.3%
Sebelumnya:
2.4%
Sumber:
US Bureau of Labor Statistics
Federal Reserve AS (The Fed) memiliki mandat ganda untuk menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja maksimum. Menurut mandat tersebut, inflasi seharusnya berada di sekitar 2% YoY dan telah menjadi pilar terlemah dari arahan bank sentral sejak dunia mengalami pandemi, yang berlanjut hingga saat ini. Tekanan harga terus meningkat di tengah masalah rantai pasokan dan kemacetan, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) bertahan di level tertinggi multi-dekade. The Fed telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang inflasi dan diprakirakan akan mempertahankan sikap agresif di masa mendatang.