- Pasangan mata uang EUR/USD melemah seiring Dolar AS memulai pekan dengan pijakan yang lebih kuat.
- The Fed dan ECB diprakirakan akan mempertahankan kebijakan moneter yang restriktif untuk saat ini.
- PMI Jasa ISM menunjukkan ketahanan berkelanjutan di sektor jasa AS.
Euro (EUR) diperdagangkan melemah terhadap Dolar AS (USD) pada hari Senin saat para investor kembali setelah libur panjang Hari Kemerdekaan AS. Pada saat berita ini ditulis, EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1421, turun 0,12% pada hari ini.
Kondisi perdagangan tetap relatif tenang di awal pekan saat pasar menilai ulang prospek kebijakan moneter baik Federal Reserve (The Fed) maupun Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB).
Harga minyak yang lebih rendah setelah kesepakatan damai sementara AS-Iran bulan lalu telah meredakan kekhawatiran inflasi, mengurangi tekanan pada bank sentral untuk mengetatkan kebijakan moneter secara agresif.
Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang lebih lemah dari perkiraan minggu lalu juga menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dalam waktu dekat. Sementara itu, data inflasi Zona Euro yang lebih lembut dari perkiraan mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga ECB tahun ini.
Chris Turner dari ING mengatakan, "Kenaikan suku bunga ECB pada bulan September kini diperkirakan dengan probabilitas kurang dari 50%, tetapi masih terlalu dini bagi ECB untuk memberikan sinyal ‘semua aman’ terkait inflasi, mengingat risiko bahwa inflasi inti masih bisa naik sedikit dalam beberapa bulan mendatang."
Karena inflasi tetap di atas target kedua bank sentral, kebijakan moneter kemungkinan akan tetap restriktif sampai ada bukti yang lebih jelas bahwa tekanan harga bergerak secara berkelanjutan kembali ke target 2%.
Menurut Alat CME FedWatch, para pedagang saat ini memprakirakan probabilitas 56% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan bulan September.
Akibatnya, perbedaan suku bunga terus menguntungkan Dolar AS. Suku bunga kebijakan The Fed saat ini berada di 3,50%-3,75%, dibandingkan dengan suku bunga deposito ECB sebesar 2,25%.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di sekitar 101,04, menguat sedikit dari level terendah minggu lalu di 100,56.
Dari sisi data, Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jasa ISM berada di 54,0 pada bulan Juni, sesuai dengan ekspektasi pasar. Meskipun angka ini turun dari 54,5 pada bulan Mei, ini menandai bulan ke-23 berturut-turut ekspansi.
Harga Dolar AS Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Yen Jepang.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | 0.11% | -0.09% | 0.58% | 0.11% | -0.06% | 0.37% | 0.35% | |
| EUR | -0.11% | -0.19% | 0.48% | -0.01% | -0.15% | 0.26% | 0.24% | |
| GBP | 0.09% | 0.19% | 0.65% | 0.16% | -0.01% | 0.46% | 0.45% | |
| JPY | -0.58% | -0.48% | -0.65% | -0.48% | -0.63% | -0.23% | -0.17% | |
| CAD | -0.11% | 0.00% | -0.16% | 0.48% | -0.18% | 0.27% | 0.28% | |
| AUD | 0.06% | 0.15% | 0.01% | 0.63% | 0.18% | 0.45% | 0.41% | |
| NZD | -0.37% | -0.26% | -0.46% | 0.23% | -0.27% | -0.45% | -0.01% | |
| CHF | -0.35% | -0.24% | -0.45% | 0.17% | -0.28% | -0.41% | 0.01% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).