- Euro memantul terhadap Yen Jepang setelah rilis data pendahuluan Jerman dan Zona Euro Kuartal II.
- PDB Zona Euro berbalik positif pada Kuartal II, tumbuh kuat sebesar 0,4%.
- Para trader yakin bahwa BoJ akan membiarkan suku bunga tidak berubah pada hari Jumat.
Euro (EUR) memangkas kembali penurunan awalnya dan bergerak hampir datar terhadap Yen Jepang (JPY) setelah rilis Produk Domestik Bruto (PDB) Kuartal II Jerman pendahuluan dan data inflasi untuk enam negara bagiannya.
Pada sesi Eropa hari Kamis, EUR/JPY bergerak datar di sekitar 187,35.
Data menunjukkan bahwa ekonomi berekspansi 0,2% dari kuartal ke kuartal (QoQ) dibandingkan estimasi 0,1%. Pada kuartal pertama tahun ini, pertumbuhan PDB sebesar 0,3%. Secara tahunan, pertumbuhan PDB tetap lebih kuat di 0,9% versus estimasi 0,6% dan rilis sebelumnya 0,4%.
Sementara itu, data inflasi di keenam negara bagian Jerman tetap lebih kuat pada bulan Juli, menjadi landasan kuat bagi data pendahuluan Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) Jerman, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:00 GMT (19:00 WIB).
Data PDB Kuartal II Zona Euro tampak lebih kuat daripada Jerman. PDB Benua Lama kembali tumbuh setelah turun 0,2% pada kuartal pertama tahun ini. Pertumbuhan PDB tetap lebih kuat di 0,4% versus estimasi 0,2%
Tanda-tanda tekanan inflasi yang semakin cepat di Jerman kemungkinan akan meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) tahun ini.
Dari sisi JPY, para investor menanti data Indeks Harga Konsumen (IHK atau CPI) Tokyo untuk bulan Juli dan pengumuman kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) pada hari Jumat. IHK Tokyo tidak termasuk Makanan Segar diprakirakan akan lebih tinggi di 1,7% tahun-ke-tahun (YoY) dari 1,6% pada bulan Juni.
Keputusan BoJ dianggap sudah pasti, fokus beralih ke prospek kebijakan
Para analis di Commerzbank memprakirakan Bank of Japan tidak akan memberikan kejutan pada suku bunga kebijakan dalam pertemuan pada Jumat dini hari, seraya mencatat bahwa bank sentral "akan membiarkan suku bunga call overnight-nya tidak berubah." Mereka menyoroti bahwa hasil ini sudah sepenuhnya diperhitungkan, dengan "pasar…memprakirakan hal ini sebesar 99,3%, dan semua analis yang disurvei oleh Bloomberg sepakat." Akibatnya, Commerzbank menegaskan bahwa "itu bukan akan menjadi faktor penentu," dan justru berpendapat bahwa "prospek akan jauh lebih penting" bagi pasar karena para investor mencermati panduan BoJ untuk setiap perubahan nada atau waktu terkait langkah-langkah di masa depan.
Indikator Ekonomi
Keputusan Suku Bunga BoJ
Bank of Japan (BoJ) mengumumkan keputusan suku bunganya setelah masing-masing dari delapan rapat tahunan Bank yang dijadwalkan. Secara umum, jika BoJ bersikap hawkish terhadap prospek inflasi ekonomi dan menaikkan suku bunga, maka hal itu akan bullish bagi Yen Jepang (JPY). Demikian pula, jika BoJ memiliki pandangan dovish terhadap ekonomi Jepang dan mempertahankan suku bunga tidak berubah, atau memangkasnya, maka hal itu biasanya bearish bagi JPY.
Baca lebih lanjut
Rilis berikutnya
Jum Jul 31, 2026 03.00
Frekuensi:
Tidak teratur
Konsensus:
1%
Sebelumnya:
1%
Sumber:
Bank of Japan