- USD/CHF mencapai level tertinggi tujuh bulan di 0,8107 pada hari Rabu.
- Dolar AS naik karena data ekonomi domestik yang kuat di tengah lanskap geopolitik yang kompleks dan beragam.
- SNB menaikkan prakiraan inflasi dan menegaskan kesiapan untuk melakukan intervensi di pasar valas guna menahan penguatan Franc.
USD/CHF melanjutkan kenaikannya selama enam hari berturut-turut, mencapai level tertinggi tujuh bulan di 0,8107 selama jam perdagangan sesi Asia pada hari Rabu. Pasangan mata uang ini naik seiring penguatan Greenback akibat situasi kompleks di Timur Tengah. Para pedagang kemungkinan akan mengamati Survei ZEW Swiss – Ekspektasi untuk bulan Juni dan Buletin Triwulanan SNB Kuartal II yang akan dirilis kemudian hari ini.
Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Iran telah “sepenuhnya dan secara lengkap” setuju untuk membuka fasilitasnya untuk inspeksi nuklir, sementara Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dengan cepat meredam ekspektasi dengan menjelaskan bahwa negosiasi nuklir substantif sebenarnya belum dimulai.
Selain itu, kepala negosiator Iran mengeluarkan peringatan tegas bahwa Selat Hormuz yang strategis tidak akan pernah kembali ke status pra-perang dan akan tetap berada di bawah pengawasan ketat Iran. Sementara itu, upaya diplomatik menunjukkan tanda-tanda kemajuan di tempat lain saat Washington menjadi tuan rumah putaran baru pembicaraan antara Israel dan Lebanon, yang bertujuan untuk mengamankan gencatan senjata dengan Hezbollah yang didukung Iran.
Perkiraan awal Indeks Manajer Pembelian (IMP) Gabungan S&P Global AS untuk bulan Juni naik ke 52,2, mengungguli pembacaan Mei sebesar 51,5 dan menandakan ekspansi bisnis yang sehat. Sektor manufaktur AS menunjukkan ketahanan luar biasa, dengan output melonjak ke 55,7 dari 55,1 bulan sebelumnya, dengan mudah melampaui prakiraan sebesar 54,8. Secara bersamaan, IMP Jasa tercatat di 51,3, naik dari 50,7 pada Mei dan melewati estimasi konsensus sebesar 51,0, membuktikan bahwa permintaan di sektor jasa yang lebih luas tetap sangat kuat.
Alat CME FedWatch menunjukkan bahwa pasar menyesuaikan ekspektasi untuk sikap Federal Reserve (The Fed) yang lebih hawkish. Para pedagang kini memprakirakan peluang hampir 86,1% untuk kenaikan suku bunga The Fed pada bulan Desember, naik dari 61% sebelum pertemuan FOMC pekan lalu.
Swiss National Bank (SNB) mempertahankan suku bunga kebijakan di 0% untuk pertemuan keempat berturut-turut pada bulan Juni, mempertahankan sikap saat ini yang terus mendukung stabilitas harga dan pertumbuhan ekonomi. Namun, bank sentral menaikkan prakiraan inflasi dan menegaskan kesiapan untuk melakukan intervensi di pasar valuta asing guna menahan penguatan Franc.
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.