- Perak melonjak ke tertinggi baru sepanjang masa di atas $56 seiring ekspektasi dovish dari The Fed mendukung logam.
- Permintaan industri dan investasi terus mendukung reli saat Perak menuju kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut.
- Penembusan teknis dari pola falling wedge menjaga para pembeli dalam kendali yang kuat, dengan indikator momentum mendukung potensi kenaikan lebih lanjut.
Perak (XAG/USD) naik ke tertinggi baru sepanjang masa pada hari Jumat, didorong oleh ekspektasi dovish dari Federal Reserve bersamaan dengan permintaan industri dan investasi yang kuat. Pada saat berita ini ditulis, XAG/USD diperdagangkan sekitar $56,40, dengan harga naik lebih dari 12% minggu ini dan berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan ketujuh berturut-turut.
Latar belakang pasokan yang ketat menambah dukungan lebih lanjut untuk reli ini, dengan laporan menunjukkan bahwa persediaan di gudang Shanghai Futures Exchange telah turun ke level terendah sejak 2015. Data pasar juga menunjukkan bahwa perputaran fisik perak di Shanghai Gold Exchange telah merosot ke level terendah dalam sembilan tahun.
Menurut Silver Institute, tahun 2025 diperkirakan akan menandai tahun kelima berturut-turut dari defisit pasokan struktural, dengan output global dari penambangan dan daur ulang masih berjuang untuk mengikuti permintaan yang meningkat dari saluran solar, elektronik, dan investasi.

Dari sudut pandang teknis, para pembeli tetap dalam kendali yang kuat, mendorong XAG/USD lebih dalam ke wilayah yang belum dipetakan setelah penembusan bersih dari formasi falling wedge. Reli ini terjadi setelah periode momentum yang tenang, menandai pergeseran yang jelas kembali ke arah kelanjutan kenaikan.
XAG/USD terus diperdagangkan dengan nyaman di atas semua moving average utama, memperkuat kekuatan tren naik yang berlaku. Simple Moving Average (SMA) 21-hari di dekat $50,72 terus naik dengan stabil dan tetap menjadi lapisan dukungan dinamis pertama, sementara SMA 50-hari dan 100-hari berada jauh lebih rendah.
Di sisi bawah, setiap pullback kemungkinan akan menarik minat pembeli baru, dengan dukungan awal di zona $55,00-$54,00. Penembusan di bawah area ini akan mengalihkan perhatian ke wilayah $50,70-$50,00, diperkuat oleh SMA 21-hari yang meningkat.
Indikator momentum mendukung narasi bullish. Moving Average Convergence Divergence (MACD) meluas di atas garis sinyal, dengan keduanya berada di wilayah positif dan histogram yang melebar, menunjukkan penguatan momentum bullish. Relative Strength Index (RSI) telah naik ke 71, memasuki wilayah jenuh beli, meskipun tidak ada tanda-tanda kelelahan yang jelas.
Pertanyaan Umum Seputar Perak
Perak adalah logam mulia yang banyak diperdagangkan di kalangan investor. Secara historis, perak telah digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Meskipun kurang populer dibandingkan Emas, investor dapat beralih ke Perak untuk mendiversifikasi portofolio investasi mereka, untuk nilai intrinsiknya atau sebagai lindung nilai potensial selama periode inflasi tinggi. Para investor dapat membeli Perak fisik, dalam bentuk koin-koin atau batangan, atau memperdagangkannya melalui sarana seperti Dana yang Diperdagangkan di Bursa, yang melacak harganya di pasar internasional.
Harga Perak dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang dalam dapat membuat harga Perak meningkat karena statusnya sebagai tempat berlindung yang aman, meskipun pada tingkat yang lebih rendah daripada Emas. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Perak cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah. Pergerakannya juga bergantung pada bagaimana Dolar AS (USD) berperilaku karena aset tersebut dihargai dalam dolar (XAG/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Perak tetap stabil, sedangkan Dolar yang lemah cenderung mendorong harga naik. Faktor lain seperti permintaan investasi, pasokan pertambangan – Perak jauh lebih melimpah daripada Emas – dan tingkat daur ulang juga dapat memengaruhi harga.
Perak banyak digunakan dalam industri, khususnya di sektor-sektor seperti elektronik atau energi surya, karena memiliki salah satu konduktivitas listrik tertinggi dari semua logam – lebih dari Tembaga dan Emas. Lonjakan permintaan dapat meningkatkan harga, sementara penurunan cenderung menurunkannya. Dinamika ekonomi AS, Tiongkok, dan India juga dapat berkontribusi pada perubahan harga: bagi AS dan khususnya Tiongkok, sektor industri besar mereka menggunakan Perak dalam berbagai proses; di India, permintaan konsumen terhadap logam mulia ini yang digunakan dalam perhiasan juga memainkan peran penting dalam menentukan harga.
Harga Perak cenderung mengikuti pergerakan Emas. Ketika harga Emas naik, Perak biasanya mengikutinya, karena statusnya sebagai aset-aset safe haven serupa. Rasio Emas/Perak, yang menunjukkan jumlah ons Perak yang dibutuhkan untuk menyamakan nilai satu ons Emas, dapat membantu menentukan valuasi relatif antara kedua logam tersebut. Beberapa investor mungkin menganggap rasio yang tinggi sebagai indikator bahwa Perak dinilai terlalu rendah, atau Emas dinilai terlalu tinggi. Sebaliknya, rasio yang rendah mungkin menunjukkan bahwa Emas dinilai terlalu rendah relatif terhadap Perak.