- USD/JPY naik mendekati 153,70 seiring harapan defisit fiskal Jepang yang lebih tinggi membebani Yen Jepang.
- Pertumbuhan PDB Q4 awal Jepang tercatat 0,1%, lebih rendah dari estimasi 0,4%.
- Para investor menunggu Risalah FOMC, dan data IHK Nasional Jepang untuk bulan Januari.
Pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan 0,27% lebih tinggi mendekati 153,70 selama sesi perdagangan Eropa pada hari Rabu. Pasangan ini mengalami kenaikan karena Yen Jepang (JPY) berkinerja buruk dibandingkan rekan-rekannya yang utama di tengah ekspektasi bahwa Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi akan mengumumkan rencana belanja besar dalam anggaran fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Secara teoritis, defisit fiskal yang lebih tinggi melemahkan daya tarik mata uang domestik.
Spekulasi untuk PM Jepang Takaichi mengungkapkan rencana belanja besar semakin diperkuat oleh pertumbuhan PDB Kuartal IV yang lebih lambat dari yang diharapkan. Data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan bahwa ekonomi Jepang tumbuh pada laju moderat sebesar 0,1% dibandingkan estimasi 0,4%. Namun, PDB Jepang telah kembali tumbuh setelah mengalami penurunan 0,7% pada kuartal ketiga tahun 2025.
Ke depan, pemicu utama bagi Yen Jepang akan menjadi data Indeks Harga Konsumen (IHK) Nasional untuk bulan Januari, yang akan dirilis pada hari Jumat. IHK Nasional tidak termasuk Makanan Segar diperkirakan telah naik pada laju tahunan sebesar 2%, lebih lambat dari 2,4% di bulan Desember.
Sementara itu, Dolar AS (USD) diperdagangkan sedikit lebih tinggi menjelang rilis risalah rapat kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada bulan Januari pada pukul 19:00 GMT.
Analisis teknis USD/JPY
-1771401947696-1771401947706.png)
USD/JPY naik ke 153,57 selama sesi Eropa pada hari Rabu. Harga bertahan di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20-hari di 154,73, menunjukkan bias turun dan menjadikan moving average sebagai resistance terdekat.
Relative Strength Index (RSI) 14-hari di 41,35 mencerminkan kecenderungan bearish, menekankan memudarnya momentum kenaikan.
Penutupan harian di atas EMA 20-hari di 154,73 akan mengurangi tekanan dan memungkinkan pemantulan korektif menuju tertinggi 9 Februari di 157,66. Kegagalan untuk merebut kembali level tersebut akan menjaga rally tetap terbatas dan pasangan ini ditawarkan. Momentum akan memburuk jika RSI meluncur menuju 30. Pergerakan turun oleh harga di bawah terendah 27 Januari di 152,00 akan mengarah pada penurunan lebih lanjut menuju level psikologis 150,00.
(Analisis teknis dari cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)
Indikator Ekonomi
Produk Domestik Bruto (Krtl/Krtl)
Produk Domestik Bruto (PDB), yang dirilis oleh Kantor Kabinet Jepang setiap triwulan, adalah ukuran nilai total semua barang dan jasa yang diproduksi di Jepang selama periode tertentu. PDB dianggap sebagai ukuran utama aktivitas ekonomi Jepang. Pembacaan QoQ membandingkan aktivitas ekonomi pada triwulan acuan dengan triwulan sebelumnya. Secara umum, pembacaan yang tinggi dianggap sebagai bullish bagi Yen Jepang (JPY), sedangkan pembacaan yang rendah dianggap bearish.
Baca lebih lanjut
Rilis terakhir:
Min Feb 15, 2026 23.50 (Pendahuluan)
Frekuensi:
Kuartalan
Aktual:
0.1%
Konsensus:
0.4%
Sebelumnya:
-0.6%
Sumber:
Japanese Cabinet Office