< Back

Daily Investment Summary 12 Desember 2019

12 December 2019



Global-   House of Representative Amerika Serikat (AS) yang dikuasai Partai Demokrat mengumumkan dua dakwaan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Dakwaan spesifik pemakzulan Trump adalah penyelewengan kekuasaan dan menghalangi proses peradilan yang dilakukan Kongres. Trump dinilai membahayakan keamanan nasional dengan menahan bantuan militer yang disetujui Kongres untuk menekan Ukraina.
 
Asia- Data inflasi konsumen, CPI China per November tercatat naik 0.4% MoM dan 4.5% YoY. Meski terdapat pertumbuhan yang lebih tinggi dibandingkan konsensusnya di 0.1% MoM, namun masih lebih rendah 0.5% dibandingkan bulan sebelumnya. Sementara itu data inflasi produsen, PPI tercatat mengalami kontraksi 1.4% secara YoY, menunjukan terjadinya cost pull deflation akibat lemahnya permintaan pasar terhadap bahan baku produksi. Indeks Komposit Shanghai diperdagangkan datar disekitar 2924.42, naik 7.1 poin, atau 0.24% sementara Indeks Hang Seng berakhir dengan penguatan 0.66%.
 
Indonesia- Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengakui penerimaan pajak tahun ini terbilang cukup berat. Pasalnya, pertumbuhan penerimaan pajak periode Januari 2019 hingga Oktober 2019 hanya sebesar 0,23%, turun tajam jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya penerimaan pajak pertumbuhannya melesat 16,21%. Total penerimaan pajak per Oktober 2019 tercatat sebesar Rp1.018,5 triliun, setara 64,56% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp1.577,56 triliun. Perlambatan, disebabkan karena kondisi ekonomi yang melambat. Akibatnya jumlah pajak yang dibayarkan wajib pajak (WP), baik individu dan badan usaha turun. Perlambatan ekonomi dirasakan pos penerimaan sektor industri yang bergantung pada harga komoditas di pasar internasional.
 







Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF