< Back

Daily News 10 July 2020

10 July 2020

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan penerimaan pajak mulai menunjukkan perbaikan pada Juni setelah Mei mengalami kontraksi cukup dalam yang ditunjukkan dengan realisasi hingga semester I 2020 mencapai Rp 531,7 triliun. Kendati, realisasi Rp 531,7 triliun itu terkontraksi 12% yoy dibanding periode sama 2019, namun beberapa pos penerimaan per jenis pajak sudah mulai membaik. Ia mengatakan untuk pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 yang pada Mei 2020 mengalami kontraksi sangat dalam hingga 28,4% kini pada Juni telah mengalami pembalikan yaitu tumbuh positif 13,5%. PPh final juga mengalami perbaikan yakni pada Mei terkontraksi 35% sedangkan Juni tumbuh 6,1% serta PPh 26 terkontraksi 19,7% pada Mei dan pada Juni tumbuh 19,9%. PPh orang pribadi yang tumbuh 10,9% pada Mei meningkat hingga 144,3% pada Juni. Selain itu, terdapat beberapa jenis pajak lain yang masih mengalami kontraksi pada Juni namun telah mengalami perbaikan dibanding Mei 2020 seperti PPh 22 impor yang terkontraksi 67% kini minus 54,2%.

Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II/2020 akan mengalami kontraksi yang berkisar -3,5% hingga -5,1%, dengan titik tengah -3,8%. Kontraksi ini dipicu oleh pembatasan sosial berskala besar yang masif di tingkat daerah. Pertumbuhan ekonomi nasional untuk semester I 2020 akan berada di kisaran minus 1,1% hingga minus 0,4%. Namun, ekonomi Indonesia pada kuartal III akan membaik ke kisaran -1% hingga 1,2%. Pada kuartal IV, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di kisaran 1,6% sampai 3,2%..

Sentimen pasar dari luar negeri :
Ekonomi kawasan Eropa bakal jatuh ke dalam resesi ekonomi lebih dalam pada 2020 karena pandemi Covid-19 dibandingkan perkiraan sebelumnya. Komisi Eropa juga memproyeksikan pemulihan ekonomi pada 2021 bakal berjalan lebih rendah dari yang diharapkan semula. Ekonomi 19 negara yang menggunakan mata uang euro bakal anjlok 8.7% pada 2020 ini sebelum naik 6.1% pada 2021. Sedangkan perekonomian Uni Eropa yang terdiri dari 27 negara bakal turun 8.3% pada tahun ini. Pada tahun depan, ekonomi ini akan naik 5.8%.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan saham hari ini, Jumat (10/07), seiring dengan bauran dari faktor-faktor berikut ini; 1) saham AS pada perdagangan Kamis (09/07) berakhir bergerak beragam 2) tingginya jumlah kasus baru virus covid-19 yang memunculkan kecemasan kembali diberbagai negara akan mempengaruhi pergerakan indeks bursa regional Asia, 3) Sinyalemen positif dari indeks berjangka Wall Street menunjukan tanda-tanda penguatan dan 4) nilai tukar ripiah yang rawan melemah terhadap dolar AS.

Perspektif tenikal
Support Level :    5026/4999/4956
Resistance Level :   5096/5138/5165
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Down to up (-)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

PTBA: Trading Buy
• Close 2100, TP 2160
• Boleh buy di level 2050-2100
• Resistance di 2160 & support di 2050
• Waspadai jika tembus di 2050
• Batasi resiko di 2010

ADRO: Trading Buy
• Close 1095, TP 1125
• Boleh buy di level  1060-1095
• Resistance di 1125 & support di 1060
• Waspadai jika tembus di 1060
• Batasi resiko di 1030

WIKA : Trading Buy
• Close 1270, TP 1320
• Boleh buy di level  1235-1270
• Resistance di 1320 & support di 1235
• Waspadai jika tembus di 1235
• Batasi resiko di 1215

WSKT:  Trading Buy
• Close 725, TP 760
• Boleh buy di level  695-725
• Resistance di 760 & support di 695
• Waspadai jika tembus di 695
• Batasi resiko di 670

CTRA:  Trading Buy
• Close 675, TP 735
• Boleh buy di level  660-675
• Resistance di 735 & support di 660
• Waspadai jika tembus di 660
• Batasi resiko di 620

ACES:  Trading Buy
• Close 1560, TP 1595
• Boleh buy di level  1525-1560
• Resistance di 1595 & support di 1525
• Waspadai jika tembus di 1525
• Batasi resiko di 1510

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
PTPP, KLBF, AALI, BBTN, BBRI  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya