- USD/CHF turun mendekati 0,7890 pada awal sesi Eropa hari Rabu.
- Sebuah pengumuman dari Trump mengenai gencatan senjata dua minggu dengan Iran membebani Dolar AS.
- Risalah Rapat FOMC akan menjadi sorotan nanti pada hari Rabu.
Pasangan mata uang USD/CHF anjlok ke sekitar 0,7890 selama awal sesi Eropa pada hari Rabu. Laporan mengenai potensi gencatan senjata dua minggu antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menekan Dolar AS (USD) terhadap Franc Swiss (CHF).
Presiden AS Donald Trump mengatakan dalam sebuah posting di Truth Social bahwa hari Selasa adalah “hari besar untuk perdamaian dunia.” Trump menambahkan bahwa AS akan “membantu dengan kemacetan lalu lintas” di Selat Hormuz dan bahwa “uang besar akan dihasilkan” saat Iran memulai rekonstruksi. Pernyataannya muncul setelah Iran menerima gencatan senjata dua minggu saat Trump mengatakan dia akan menangguhkan serangan, dengan syarat Teheran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya.
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan bahwa militer Iran akan mengoordinasikan lalu lintas melalui Selat Hormuz selama gencatan senjata. Negosiasi antara AS dan Iran akan diadakan di Islamabad, Pakistan, pada hari Jumat untuk menyelesaikan detailnya.
Risalah rapat Federal Reserve (The Fed) bulan Maret akan dirilis pada hari Rabu. Laporan tersebut dapat memberikan beberapa petunjuk tentang pandangan para pejabat terhadap kejutan energi baru-baru ini yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah. Setiap pernyataan hawkish dari pejabat Federal Reserve (The Fed) dapat mendukung Greenback dalam jangka pendek.
Tingkat inflasi Swiss melonjak pada bulan Maret ke laju tercepat dalam satu tahun karena krisis pasokan energi yang disebabkan oleh perang di Timur Tengah meningkatkan biaya minyak pemanas. Inflasi Swiss yang lebih panas telah mengurangi tekanan pada SNB untuk kembali ke suku bunga negatif.
Pertanyaan Umum Seputar Franc Swiss
Franc Swiss (CHF) adalah mata uang resmi Swiss. Franc Swiss termasuk dalam sepuluh mata uang yang paling banyak diperdagangkan secara global, dengan volume yang jauh melampaui ukuran ekonomi Swiss. Nilainya ditentukan oleh sentimen pasar secara luas, kesehatan ekonomi negara atau tindakan yang diambil oleh Bank Nasional Swiss (SNB), di antara faktor-faktor lainnya. Antara tahun 2011 dan 2015, Franc Swiss dipatok terhadap Euro (EUR). Patokan tersebut tiba-tiba dicabut, yang mengakibatkan peningkatan lebih dari 20% dalam nilai Franc, yang menyebabkan kekacauan di pasar. Meskipun patokan tersebut tidak berlaku lagi, peruntungan CHF cenderung sangat berkorelasi dengan peruntungan Euro karena ketergantungan tinggi ekonomi Swiss pada Zona Euro sebagai tetangga.
Franc Swiss (CHF) dianggap sebagai aset safe haven, atau mata uang yang cenderung dibeli oleh para investor saat pasar sedang tertekan. Hal ini dikarenakan status Swiss di mata dunia: ekonomi yang stabil, sektor ekspor yang kuat, cadangan bank sentral yang besar, atau sikap politik yang sudah lama netral dalam konflik global menjadikan mata uang negara tersebut sebagai pilihan yang baik bagi para investor yang menghindari risiko. Masa-masa sulit cenderung memperkuat nilai CHF terhadap mata uang lain yang dianggap lebih berisiko untuk diinvestasikan.
Bank Sentral Swiss (SNB) melakukan rapat sebanyak empat kali dalam setahun – sekali setiap kuartal, lebih sedikit dari bank sentral utama lainnya – untuk memutuskan kebijakan moneter. Bank tersebut menargetkan tingkat inflasi tahunan kurang dari 2%. Ketika inflasi berada di atas target atau diprakirakan akan berada di atas target di masa mendatang, bank ini akan mencoba mengendalikan pertumbuhan harga dengan menaikkan suku bunga kebijakannya. Suku bunga yang lebih tinggi umumnya positif bagi Franc Swiss (CHF) karena menyebabkan imbal hasil yang lebih tinggi, menjadikan negara tersebut tempat yang lebih menarik bagi para investor. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan CHF.
Rilis data ekonomi makro di Swiss merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Franc Swiss (CHF). Ekonomi Swiss secara umum stabil, tetapi setiap perubahan mendadak dalam pertumbuhan ekonomi, inflasi, giro berjalan, atau cadangan mata uang bank sentral berpotensi memicu pergerakan CHF. Secara umum, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi baik bagi CHF. Sebaliknya, jika data ekonomi menunjukkan momentum yang melemah, CHF kemungkinan akan terdepresiasi.
Sebagai negara dengan ekonomi kecil dan terbuka, Swiss sangat bergantung pada kesehatan ekonomi negara-negara tetangga di Zona Euro. Uni Eropa yang lebih luas merupakan mitra ekonomi utama Swiss dan sekutu politik utama, sehingga stabilitas kebijakan makroekonomi dan moneter di Zona Euro sangat penting bagi Swiss dan, dengan demikian, bagi Franc Swiss (CHF). Dengan ketergantungan seperti itu, beberapa model menunjukkan bahwa korelasi antara peruntungan Euro (EUR) dan CHF lebih dari 90%, atau mendekati sempurna.