- USD/JPY terkonsolidasi tepat di bawah level 160 karena risiko intervensi menjaga kenaikan tetap terkendali
- Likuiditas tipis selama liburan membuat USD/JPY bergerak dalam kisaran menjelang data pekerjaan AS.
- Otoritas Jepang memperingatkan volatilitas Valas saat pelemahan Yen berlanjut.
USD/JPY diperdagangkan datar pada hari Jumat, berfluktuasi antara kenaikan dan penurunan kecil karena likuiditas tipis selama liburan membuat aksi harga tetap terkendali. Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang ini diperdagangkan sekitar 159,58, dengan para pedagang tetap berada di pinggir pasar menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS.
Laporan pekerjaan AS yang akan datang diperkirakan menunjukkan pemulihan ringan dalam perekrutan, dengan Payrolls diperkirakan sebesar 60 Ribu setelah penurunan tajam 92 Ribu pada bulan Februari, sementara Tingkat Pengangguran diperkirakan tidak berubah di 4,4%.
Pembacaan yang lebih kuat dari prakiraan dapat mendukung Dolar AS (USD) dan membebani Yen Jepang (JPY). Namun, kenaikan USD/JPY tampak terbatas karena pasangan ini diperdagangkan dekat level 160, yang sebelumnya memicu intervensi, menjaga risiko tindakan oleh otoritas Jepang tetap menjadi fokus.
Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan pada hari Jumat bahwa otoritas “siap bertindak tegas” terhadap volatilitas valuta asing yang berlebihan, memperingatkan bahwa “pergerakan spekulatif di pasar minyak dan valuta asing telah aktif.” Dia menambahkan bahwa pemerintah “siap merespons di semua lini,” mencatat bahwa volatilitas tersebut “mempengaruhi kehidupan masyarakat.”
Hal ini terjadi di tengah ketegangan yang terus berlanjut seputar perang AS-Iran yang membuat Greenback tetap didukung dengan baik, sementara lonjakan harga Minyak yang dihasilkan memicu kekhawatiran inflasi dan membebani pertumbuhan ekonomi, yang mempersulit prospek kebijakan moneter di berbagai ekonomi utama.
Situasi Jepang berbeda dengan AS, karena sangat bergantung pada energi impor, sehingga lebih rentan terhadap kenaikan harga Minyak, sementara AS, sebagai eksportir bersih, berada dalam posisi yang relatif lebih baik. Latar belakang ini dapat mempersulit jalur normalisasi Bank of Japan (BoJ), meskipun para pembuat kebijakan mempertahankan bias pengetatan bertahap, dengan pasar memprakirakan sekitar 70% kemungkinan kenaikan suku bunga pada pertemuan April.
Sementara itu, pasar sebagian besar telah mengesampingkan spekulasi pemangkasan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dan kini memprakirakan suku bunga akan tetap stabil hingga tahun 2026.
Harga Dolar AS Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Dolar Selandia Baru.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | -0.05% | -0.12% | -0.05% | 0.04% | -0.10% | 0.09% | -0.07% | |
| EUR | 0.05% | -0.03% | 0.02% | 0.09% | 0.08% | 0.13% | -0.02% | |
| GBP | 0.12% | 0.03% | 0.06% | 0.12% | 0.13% | 0.15% | 0.00% | |
| JPY | 0.05% | -0.02% | -0.06% | 0.08% | 0.05% | 0.11% | -0.06% | |
| CAD | -0.04% | -0.09% | -0.12% | -0.08% | -0.02% | 0.04% | -0.11% | |
| AUD | 0.10% | -0.08% | -0.13% | -0.05% | 0.02% | 0.05% | -0.10% | |
| NZD | -0.09% | -0.13% | -0.15% | -0.11% | -0.04% | -0.05% | -0.16% | |
| CHF | 0.07% | 0.02% | -0.01% | 0.06% | 0.11% | 0.10% | 0.16% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).