- USD/JPY menguji level tertinggi mingguan di 158,87 setelah memantul dari area 157,45.
- Di Jepang, fokus beralih ke keputusan BoJ, dengan Yen dalam posisi defensif.
- Data PDB AS dan Inflasi PCE diprakirakan akan mendukung pandangan tentang jeda The Fed pada hari Kamis nanti.
Dolar AS diperdagangkan lebih tinggi secara keseluruhan pada hari Kamis, didukung oleh de-eskalasi ketegangan EU-AS. Sentimen pasar yang lebih cerah menghentikan perdagangan “Sell America”, mendorong USD/JPY untuk menguji level tertinggi satu minggu, di 158,87 pada hari Kamis, setelah memantul dari kisaran tengah 157,00-an lebih awal minggu ini.
Yen tetap dalam posisi defensif saat pertemuan kebijakan moneter dua hari Bank of Japan (BoJ) dimulai. Bank tersebut menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin menjadi 0,75% pada bulan Desember, level tertinggi dalam 30 tahun terakhir, dan diperkirakan akan tetap tidak berubah pada hari Jumat.
BoJ bertemu dengan Yen terjepit
Yen telah berjuang setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan pemilihan mendadak pada awal Februari, yang mungkin memberinya dukungan parlementer yang lebih kuat untuk memperluas kebijakan pengeluaran besar dan pajak rendah di tengah kekhawatiran yang meningkat akan krisis fiskal. Dalam konteks ini, sikap ambigu Gubernur BoJ Ueda mengenai pengetatan moneter lebih lanjut kemungkinan akan membuat Yen terpuruk.
Dolar AS, di sisi lain, mendapatkan dukungan dari nada lebih lembut Trump terhadap Eropa di Forum Ekonomi Dunia Davos. Presiden AS menolak tindakan militer untuk mencaplok Greenland dan menghapus ancaman tarif tambahan pada negara-negara Eropa, memicu kelegaan risiko di pasar keuangan.
Fokus pada hari Rabu adalah pada rilis angka akhir PDB Kuartal III AS, yang diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sehat, dan Indeks Harga PCE AS, yang diperkirakan stabil pada level yang jauh di atas target 2% Federal Reserve AS. Jika konsensus pasar terkonfirmasi, data tersebut mungkin memberikan dukungan tambahan bagi Greenback.
Indikator Ekonomi
Keputusan Suku Bunga BoJ
Bank of Japan (BoJ) mengumumkan keputusan suku bunganya setelah masing-masing dari delapan rapat tahunan Bank yang dijadwalkan. Secara umum, jika BoJ bersikap hawkish terhadap prospek inflasi ekonomi dan menaikkan suku bunga, maka hal itu akan bullish bagi Yen Jepang (JPY). Demikian pula, jika BoJ memiliki pandangan dovish terhadap ekonomi Jepang dan mempertahankan suku bunga tidak berubah, atau memangkasnya, maka hal itu biasanya bearish bagi JPY.
Baca lebih lanjut
Rilis berikutnya
Jum Jan 23, 2026 03.00
Frekuensi:
Tidak teratur
Konsensus:
0.75%
Sebelumnya:
0.75%
Sumber:
Bank of Japan
terkonfirmasi