Laporan HSBC membahas penguatan Yen baru-baru ini terhadap Dolar AS, yang mengikuti lonjakan imbal hasil obligasi Jepang bertenor panjang. Spekulasi intervensi pemerintah, dikombinasikan dengan kelemahan Dolar AS yang berkelanjutan dan stimulus fiskal Jepang, menunjukkan bahwa 2026 bisa menjadi ‘tahun Yen’. Laporan ini menyoroti potensi dampak pada carry trades dan memperingatkan investor untuk berhati-hati terhadap volatilitas pasar Jepang.
Yen menunjukkan potensi untuk penguatan lebih lanjut
"Penguatan yen minggu lalu terhadap dolar AS datang setelah lonjakan imbal hasil obligasi Jepang bertenor panjang. Pergerakan ini bisa jadi hanya hambatan di jalan menuju normalisasi kebijakan BoJ."
"Namun spekulasi intervensi pemerintah, dikombinasikan dengan kelemahan Dolar AS yang berkelanjutan, pelonggaran Fed, stimulus fiskal Jepang, dan tekanan inflasi terkait bisa berarti 2026 akhirnya menjadi ‘tahun yen’."
"Namun, ini adalah pengingat bahwa investor global harus waspada terhadap dampak volatilitas pasar Jepang."
(Artikel ini dibuat dengan bantuan alat Kecerdasan Buatan dan ditinjau oleh seorang editor.)