Gambaran Umum Penjualan Ritel Jerman
Kantor Statistik Federal Jerman, Destatis, akan menerbitkan laporan Penjualan Ritel pada hari Selasa pukul 06:00 GMT.
Penjualan Ritel Jerman diprakirakan akan naik sebesar 0,6% bulan-ke-bulan (MoM) di bulan Agustus, dibandingkan dengan penurunan sebelumnya sebesar 1,5%. Penjualan Ritel tahunan meningkat sebesar 1,9% di bulan Juli.
Bagaimana Penjualan Ritel Jerman dapat mempengaruhi EUR/USD?
Data Penjualan Ritel Jerman yang lebih kuat dari prakiraan dapat mendorong pasangan mata uang EUR/USD untuk memperpanjang kenaikannya. Namun, data terbaru di Zona Euro menunjukkan bahwa sentimen membaik tetapi gagal mendukung Euro terhadap mata uang lainnya. Para pedagang menunggu data Pengangguran dan Indeks Harga Konsumen (IHK) awal dari Jerman yang akan dirilis kemudian hari.
Pasangan mata uang EUR/USD menguat seiring melemahnya Dolar AS (USD), karena para pedagang melangkah hati-hati di tengah kekhawatiran bahwa laporan pekerjaan AS yang akan datang mungkin tidak dirilis minggu ini, dengan pemerintah mendekati pembekuan anggaran dan kemungkinan penutupan.
Dari segi teknis, pasangan mata uang EUR/USD mempertahankan posisinya di sekitar 1,1720 pada saat berita ini ditulis, setelah dua hari kenaikan. Bias pasar bersifat bearish karena Relative Strength Index (RSI) 14-hari diposisikan sedikit di bawah level 50. Pergerakan lebih lanjut kemungkinan akan menawarkan tren arah yang jelas.
Penghalang terdekat terletak pada Exponential Moving Average (EMA) sembilan hari di 1,1735. Penembusan di atas level ini akan meningkatkan momentum harga jangka pendek dan mendukung pasangan untuk menjelajahi wilayah sekitar 1,1918, tertinggi sejak Juni 2021, yang tercatat pada 17 September. Di sisi bawah, support awal muncul di EMA 50-hari di 1,1686. Penurunan lebih lanjut akan mendorong pasangan EUR/USD untuk menguji level terendah bulanan di 1,1608.
Pertanyaan Umum Seputar Ekonomi Jerman
Perekonomian Jerman memiliki dampak yang signifikan terhadap Euro karena statusnya sebagai perekonomian terbesar di Zona Euro. Kinerja perekonomian Jerman, PDB, lapangan kerja, dan inflasi, dapat sangat memengaruhi stabilitas dan kepercayaan terhadap Euro secara keseluruhan. Ketika perekonomian Jerman menguat, nilai Euro dapat meningkat, sedangkan jika melemah, nilai Euro akan sebaliknya. Secara keseluruhan, ekonomi Jerman memainkan peran penting dalam membentuk kekuatan dan persepsi Euro di pasar global.
Jerman merupakan negara dengan perekonomian terbesar di Zona Euro dan karenanya merupakan aktor yang berpengaruh di kawasan tersebut. Selama krisis utang negara Zona Euro pada tahun 2009-12, Jerman berperan penting dalam mendirikan berbagai dana stabilitas untuk menyelamatkan negara-negara debitur. Jerman mengambil peran kepemimpinan dalam penerapan ‘Fiscal Compact’ setelah krisis – serangkaian aturan yang lebih ketat untuk mengelola keuangan negara-negara anggota dan menghukum ‘para pelanggar utang’. Jerman memelopori budaya ‘Stabilitas Keuangan’ dan model ekonomi Jerman telah banyak digunakan sebagai cetak biru untuk pertumbuhan ekonomi oleh sesama anggota Zona Euro.
Bund adalah obligasi yang diterbitkan oleh pemerintah Jerman. Seperti semua obligasi, obligasi ini membayar pemegangnya bunga atau kupon secara berkala, diikuti dengan nilai penuh pinjaman atau pokok pinjaman pada saat jatuh tempo. Karena Jerman memiliki ekonomi terbesar di Zona Euro, Bund digunakan sebagai patokan untuk obligasi pemerintah Eropa lainnya. Bund jangka panjang dipandang sebagai investasi yang solid dan bebas risiko karena didukung oleh kepercayaan dan kredit penuh dari negara Jerman. Karena alasan ini, obligasi ini diperlakukan sebagai tempat berlindung yang aman oleh para investor – nilainya meningkat pada saat krisis, sementara nilainya turun selama periode kemakmuran.
Imbal Hasil Bund Jerman mengukur pengembalian tahunan yang dapat diharapkan oelh para investor dari memegang obligasi pemerintah Jerman, atau Bund. Seperti obligasi lainnya, Bund membayar bunga kepada para pemegangnya secara berkala, yang disebut ‘kupon’, diikuti dengan nilai penuh obligasi pada saat jatuh tempo. Meskipun kuponnya tetap, Imbal Hasil bervariasi karena memperhitungkan perubahan harga obligasi, dan karenanya dianggap sebagai cerminan keuntungan yang lebih akurat. Penurunan harga bund menaikkan kupon sebagai persentase pinjaman, yang menghasilkan Imbal Hasil yang lebih tinggi dan sebaliknya untuk kenaikan. Hal ini menjelaskan mengapa Imbal Hasil Bund bergerak terbalik terhadap harga.
Bundesbank adalah bank sentral Jerman. Bank ini memainkan peran penting dalam penerapan kebijakan moneter di Jerman, dan bank-bank sentral di kawasan tersebut secara lebih luas. Tujuannya adalah stabilitas harga, atau menjaga inflasi tetap rendah dan dapat diprediksi. Bank ini bertanggung jawab untuk memastikan kelancaran pengoperasian sistem pembayaran di Jerman dan berpartisipasi dalam pengawasan lembaga keuangan. Bundesbank memiliki reputasi sebagai bank yang konservatif, yang memprioritaskan perang melawan inflasi daripada pertumbuhan ekonomi. Bank ini berpengaruh dalam pembentukan dan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB).