USD/CAD Bersiap untuk Menguji Posisi Terendah Mingguan di Sekitar 1,3320 Menjelang Kebijakan Bank of Canada



forex 25 Jan 2023


  • USD/CAD siap untuk melanjutkan penurunan hingga mendekati level terendah mingguan di sekitar 1,3320.
  • Bank of Canada diharapkan akan menaikkan suku bunga lebih lanjut sebesar 25 bp menjadi 4,5%.
  • Ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih kecil oleh Federal Reserve didukung oleh meningkatnya kekhawatiran resesi.
  • USD/CAD diperkirakan akan menghasilkan terobosan dari pola grafik Inverted Flag yang dapat memperluas volatilitas ke depan.

USD/CAD melayang di dekat support kritis di atas 1,3340 di awal sesi Eropa. Aset USD/CAD telah turun setelah gagal bertahan di atas 1,3400 dan diharapkan akan turun lebih jauh ke dekat posisi terendah mingguan di sekitar 1,3320. Pasangan mata uang utama ini mengikuti jejak Indeks Dolar AS (DXY), yang menunjukkan kinerja yang lemah.

Pelemahan pada S&P500 futures yang disebabkan oleh penurunan pendapatan Microsoft karena melesetnya estimasi pada bisnis cloud dan gangguan teknis pada NYSE telah membuat para investor menghindari risiko. Selain itu, para investor juga membatasi diri mereka untuk membangun posisi dengan kapasitas penuh menjelang data Produk Domestik Bruto (PDB) Amerika Serikat. Indeks Dolar AS (DXY) berjuang untuk bertahan di atas resistensi 101,50. Alfa yang diciptakan oleh obligasi pemerintah AS telah pulih dengan kuat. Imbal hasil o

bligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah naik mendekati 3,47%.

Bank of Canada akan Memperketat Kebijakan Lebih Lanjut

Untuk mengendalikan inflasi yang membandel, Bank of Canada (BoC) mungkin akan terus mengetatkan kebijakan moneternya. Inflasi Kanada tercatat sebesar 6,3% dari laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Desember, tiga kali lebih tinggi dari target inflasi 2%.

Menurut sebuah jajak pendapat dari Reuters, pengetatan kebijakan yang agresif dari Gubernur Bank of Canada Tiff Macklem diperkirakan akan mereda seiring dengan kenaikan suku bunga lebih lanjut sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 4,50%. Selain itu, hal ini juga menunjukkan bahwa Bank of Canada akan mempertahankan suku bunga di 4,5% untuk sisa tahun ini, yang mengindikasikan bahwa ini mungkin merupakan akhir dari pengetatan kebijakan lebih lanjut. Inflasi umum Kanada berada di 6,3% untuk bulan Desember dan diperkirakan akan tetap berada di atas target inflasi 2% hingga Q3CY2024.

Faktor-faktor yang membuat inflasi Kanada tetap tinggi adalah ketatnya pasar tenaga kerja dan kemacetan rantai pasokan. Kesempatan kerja yang optimis belum memberikan alasan yang signifikan bagi produsen untuk memangkas harga barang dan jasa di gerbang pabrik. Keputusan suku bunga yang lebih tinggi dari proyeksi oleh Bank of Canada dapat memperkuat Dolar Kanada.

Harga Minyak Mencoba untuk Pulih dari $80,00

Pelemahan tipis harga minyak yang terjadi pada hari Selasa telah bertemu dengan permintaan pada hari Rabu pagi di sekitar support kritis $80,00. Emas hitam mengalami tekanan yang sangat besar karena permintaan minyak diharapkan akan mengalami tekanan jangka pendek karena libur panjang di pasar Tiongkok untuk perayaan Tahun Baru Imlek. Selain itu, tidak adanya pembicaraan mengenai pemangkasan suplai dalam laporan OPEC juga berdampak pada harga minyak.

Sementara itu, harga minyak telah mencoba untuk pulih di tengah-tengah berita utama bahwa Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mengisi ulang Strategic Petroleum Reserve (SPR). Presiden AS Joe Biden memanfaatkan cadangan minyak untuk melawan kenaikan harga minyak pada CY2022. Perlu dicatat bahwa Kanada adalah pengekspor minyak terkemuka ke Amerika Serikat dan pemulihan harga minyak dapat mendukung Dolar Kanada.

Kontraksi dalam PDB AS Dapat Mempercepat Kekhawatiran Resesi

Setelah data awal IMP S&P Amerika Serikat yang lebih baik dari proyeksi, para investor mengalihkan fokus mereka ke rilis Produk Domestik Bruto (PDB) pada hari Kamis. Pasar memprakirakan PDB kuartal keempat sebesar 2,8% vs. rilis sebelumnya sebesar 3,2%. Investor harus menyadari fakta bahwa Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan pertumbuhan negatif dalam dua kuartal pertama CY2022. Dan kontraksi lebih lanjut pada kuartal keempat dapat mempercepat kekhawatiran resesi. Alasan di balik pelemahan kegiatan ekonomi adalah kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed), yang telah memangkas kebocoran pinjaman karena kewajiban bunga yang lebih tinggi.

Selain itu, perbincangan mengenai kebijakan suku bunga oleh Federal Reserve berdampak pada Dolar AS. Pasar memprakirakan perlambatan lebih lanjut dalam laju pengetatan kebijakan oleh Federal Reserve karena inflasi telah melemah secara signifikan.

Prospek Teknikal USD/CAD

Prospek Teknikal USD/CAD

USD/CAD membentuk pola grafik Inverted Flag pada grafik per jam yang mengindikasikan konsolidasi yang kuat, yang diikuti oleh terobosan pada pola yang sama. Biasanya, fase konsolidasi dari pola grafik berfungsi sebagai penyesuaian inventaris di mana para partisipan memulai posisi jual, yang lebih memilih untuk memasuki lelang setelah terbentuknya bias turun.

Exponential Moving Average (EMA) 20 dan 50 periode yang condong ke bawah di 1,3365 dan 1,3375 masing-masing bertindak sebagai barikade utama untuk Dolar AS.

Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) (14) berosilasi di kisaran 40,00-60,00, yang mengindikasikan kontraksi volatilitas.