- NZD/USD turun untuk hari keempat berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 0,5820 pada hari Jumat.
- Kenaikan harga energi yang terkait dengan perang di Timur Tengah mendukung Dolar AS dan menghidupkan kembali kekhawatiran inflasi.
- Para investor menunggu data kunci AS, termasuk Indeks Harga PCE, untuk petunjuk baru mengenai kebijakan moneter.
NZD/USD melanjutkan penurunannya pada hari Jumat, diperdagangkan di sekitar 0,5820 pada saat berita ini ditulis dan turun 0,58% pada hari ini. Pasangan ini mencatatkan kerugian harian keempat berturut-turut saat Dolar AS (USD) menguat di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan kekhawatiran inflasi yang diperbarui.
Dolar AS tetap didukung saat para investor menilai kembali prospek kebijakan moneter AS. Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, menembus di atas 100, mendekati level tertingginya sejak November. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga memperkuat daya tarik mata uang AS.
Kenaikan harga Minyak baru-baru ini memicu ketakutan akan tekanan inflasi yang lebih persisten. Pasar kini percaya bahwa Federal Reserve (Fed) dapat menunda awal siklus pelonggaran, karena ekspektasi untuk penurunan suku bunga telah berkurang secara signifikan dalam beberapa hari terakhir. Lingkungan ini terus mendukung Dolar AS dan membebani mata uang yang sensitif terhadap risiko seperti Dolar Selandia Baru (NZD).
Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, menunjukkan bahwa penutupan Selat Hormuz dapat tetap menjadi bagian dari strategi negara untuk menekan lawan-lawannya, semakin meningkatkan ketidakpastian di pasar energi. Meskipun Badan Energi Internasional (IEA) telah mengumumkan pelepasan 400 juta barel dari cadangan strategis untuk membantu menstabilkan pasokan, harga Minyak tetap sangat volatil.
Dalam lingkungan yang menghindari risiko ini, Kiwi tetap berada di bawah tekanan. Para investor mengadopsi sikap yang lebih hati-hati di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan risiko inflasi global yang meningkat, yang terus membebani mata uang siklikal.
Pasar kini mengalihkan perhatian mereka ke kalender ekonomi AS yang padat yang dijadwalkan pada hari Jumat, termasuk Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE), data Produk Domestik Bruto (PDB), Pesanan Barang Tahan Lama, dan Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan. Rilis ini dapat memberikan panduan lebih lanjut mengenai trajektori kebijakan moneter AS dan mempengaruhi pergerakan jangka pendek di NZD/USD.
Menurut para analis di BBH, kekuatan Dolar AS sebagian besar didorong oleh risiko pengiriman melalui Selat Hormuz dan rebound tajam dalam harga Minyak. Mereka mencatat bahwa selama Selat tetap terganggu secara efektif, permintaan untuk pendanaan Dolar AS dapat menjaga Greenback dekat dengan level tertinggi siklikalnya.
Harga Dolar Selandia Baru Hari Ini
Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar Selandia Baru (NZD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar Selandia Baru adalah yang terkuat melawan Pound Inggris.
| USD | EUR | GBP | JPY | CAD | AUD | NZD | CHF | |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| USD | 0.44% | 0.58% | 0.06% | 0.21% | 0.49% | 0.56% | 0.23% | |
| EUR | -0.44% | 0.13% | -0.37% | -0.23% | 0.05% | 0.11% | -0.22% | |
| GBP | -0.58% | -0.13% | -0.51% | -0.36% | -0.08% | -0.03% | -0.35% | |
| JPY | -0.06% | 0.37% | 0.51% | 0.16% | 0.43% | 0.48% | 0.17% | |
| CAD | -0.21% | 0.23% | 0.36% | -0.16% | 0.27% | 0.32% | 0.02% | |
| AUD | -0.49% | -0.05% | 0.08% | -0.43% | -0.27% | 0.05% | -0.26% | |
| NZD | -0.56% | -0.11% | 0.03% | -0.48% | -0.32% | -0.05% | -0.32% | |
| CHF | -0.23% | 0.22% | 0.35% | -0.17% | -0.02% | 0.26% | 0.32% |
Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar Selandia Baru dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili NZD (dasar)/USD (pembanding).