- Emas turun untuk hari keempat berturut-turut di dekat $4.550 karena Dolar AS menguat didukung oleh data ekonomi AS yang solid.
- Data inflasi dan Penjualan Ritel AS yang kuat memperkuat ekspektasi Federal Reserve yang lebih hawkish.
- XAU/USD mempertahankan bias bearish jangka pendek di bawah SMA 100 periode dan 200 periode.
Emas (XAU/USD) turun untuk hari keempat berturut-turut, jatuh mendekati $4.550 saat Dolar AS (USD) menguat. Greenback didukung oleh meningkatnya ekspektasi Federal Reserve (The Fed) yang hawkish menyusul data inflasi dan Penjualan Ritel AS yang kuat. Sementara itu, ketegangan yang berkelanjutan antara AS dan Iran, khususnya di sekitar Selat Hormuz, menjaga harga Minyak tetap tinggi dan menambah ketidakpastian pasar.
Analisis Teknis: Emas mempertahankan momentum bearish
Pada grafik empat jam, XAU/USD diperdagangkan di $4.553,16, memperpanjang bias bearish jangka pendek karena harga bertahan di bawah kedua simple moving average (SMA) 100 periode di $4.655,41 dan SMA 200 periode di $4.699,41, serta di bawah garis tren resistensi menurun yang lebih luas di sekitar $4.751. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) telah turun ke wilayah oversold sekitar 27, mengisyaratkan bahwa meskipun tekanan ke bawah mendominasi untuk saat ini, laju penurunan baru-baru ini bisa melambat jika para penjual mulai merealisasikan keuntungan.
Di sisi atas, resistance awal terlihat pada SMA 100 periode di $4.655,41, diikuti oleh SMA 200 periode di $4.699,41 dan wilayah garis tren menurun sekitar $4.751, dengan hambatan lebih tinggi berada di level horizontal sekitar $4.890 dan $5.044. Di sisi bawah, support pertama berada pada garis tren menurun di $4.479. Support signifikan berikutnya berada pada level horizontal $4.351, sebelum $4.306 dan kemudian $4.099, di mana para pembeli mungkin berusaha menstabilkan logam setelah penurunan terbaru.
(Analisis teknis dari cerita ini ditulis dengan bantuan alat AI.)