- Perak mencapai resistance di $61,00, tetapi penurunan tetap terbatas di atas area $58,45
- Lonjakan harga Minyak telah mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah AS rally, menambah tekanan pada logam mulia.
- Bias langsung tetap positif setelah rally 7,5% dalam empat hari sebelumnya.
Perak (XAG/USD) diperdagangkan praktis datar, beberapa sen di bawah level $60,00 pada hari Kamis, dengan upaya kenaikan dibatasi karena imbal hasil obligasi Pemerintah AS melonjak ke level tertinggi baru. Logam mulia ini ditolak di area $61,00 pada hari Rabu, tetapi pembalikan berikutnya menemukan pembeli di kisaran tengah $58,00-an lebih awal pada hari itu.
Pasar tetap dalam sentimen yang berhati-hati karena perang di Iran mengancam akan meluas ke seluruh kawasan. AS dan Iran telah saling melancarkan serangan selama 12 hari berturut-turut, dan laporan serangan terhadap kapal-kapal Arab Saudi di Laut Merah telah mendorong harga Minyak ke level tertinggi sejak awal Juni, memicu tekanan inflasi dan mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah AS lebih tinggi. Hal ini kemungkinan akan menjaga para pembeli Perak tetap terkendali selama sesi-sesi berikutnya.
Analisis Teknis: Bias langsung tetap positif
XAG/USD diperdagangkan di $59,70, bertahan di atas garis tren turun yang telah ditembus, mengkonsolidasikan kenaikan setelah rally 7,5% dalam empat hari perdagangan terakhir. Relative Strength Index (14) pada grafik 4 jam berada di wilayah bullish, dan indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih positif, meskipun menunjukkan momentum yang memudar.
Pada sisi atas, resistance awal tampak di penghalang horizontal di sekitar $60,70, yang membatasi para pembeli pada 9 Juli, sebelum puncak bulan Juli, di area $63,30. Pada sisi bawah, level terendah sesi di $58,46 kemungkinan akan memberikan support sebelum garis tren yang telah ditembus, kini di $55,50, dan level terendah tahun berjalan, di $54,72.
(Analisis teknis dalam berita ini ditulis dengan bantuan alat AI. Pelajari lebih lanjut.)