JAKARTA, 2 November 2026 – PT Valbury Asia Futures (Valbury) menerima penghargaan Indonesia’s Best Broker for Global Asset Classes 2026 dalam ajang CNBC Indonesia Awards 2026. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Presiden Direktur Valbury, Nino Limantara, pada acara yang digelar pada 29 Oktober 2026 di Studio CNBC, Jakarta.
Apresiasi tersebut hadir di tengah pertumbuhan bisnis Valbury sepanjang 2026. Hingga September 2026, Valbury mencatat 138.578 nasabah baru, tumbuh sekitar 70% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut berjalan seiring dengan upaya perusahaan memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap berbagai instrumen pasar finansial global melalui ekosistem digital yang terintegrasi.
Nino Limantara, Presiden Direktur PT Valbury Asia Futures, mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap akses pasar global yang semakin mudah, transparan, dan terintegrasi.
“Penghargaan ini kami maknai sebagai apresiasi sekaligus dorongan untuk terus memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah. Pertumbuhan jumlah nasabah sepanjang tahun ini juga menunjukkan semakin besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses ke berbagai peluang di pasar global. Fokus kami adalah memastikan akses tersebut didukung oleh sistem, kepatuhan, transparansi, serta layanan yang dapat diandalkan,” ujar Nino.
Perluas Akses ke Beragam Kelas Aset Global
Sepanjang 2026, Valbury terus memperkuat ekosistem multi-aset dengan memberikan akses terhadap berbagai instrumen, mulai dari forex, indeks, komoditas, hingga saham perusahaan Amerika Serikat dan Exchange-Traded Fund (ETF).
Untuk instrumen saham AS, Valbury juga menghadirkan transaksi fraksional yang memungkinkan nasabah memperoleh eksposur terhadap saham global mulai dari US$1. Akses tersebut didukung ekosistem pendanaan dalam denominasi Rupiah melalui virtual account, dompet digital, QRIS, serta fitur Instant Withdrawal.
Selain memperluas pilihan instrumen, Valbury terus menempatkan kepatuhan dan transparansi sebagai bagian dari pengembangan layanannya. Periode awal 2026, perusahaan kembali memperoleh Rating A+++ dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).
Untuk transaksi saham global, Valbury menggunakan skema Penyaluran Amanat Nasabah ke Bursa Berjangka Luar Negeri (PALN). Kontrak saham didukung oleh saham terkait yang ditempatkan melalui akun pialang di Alpaca Securities LLC, broker-dealer di Amerika Serikat yang berada di bawah pengawasan Financial Industry Regulatory Authority (FINRA).
Mekanisme transaksi tersebut juga mengacu pada sistem National Best Bid and Offer (NBBO), sementara transaksi dicatat dan dilaporkan melalui Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).
Perkuat Ekosistem dan Pengalaman Nasabah
Pertumbuhan jumlah nasabah juga diikuti dengan pengembangan pengalaman pengguna di seluruh ekosistem Valbury. Hingga 2026, aplikasi Valbury telah mencatat lebih dari 500.000 unduhan di Google Play.
Perusahaan turut mengintegrasikan proses electronic know your customer (e-KYC), perangkat analisis seperti TradingView, materi edukasi, serta laporan riset fundamental untuk membantu nasabah dalam mengambil keputusan di tengah dinamika pasar.
Berdasarkan data internal perusahaan hingga September 2026, layanan nasabah Valbury yang beroperasi 24/7 mencatat rata-rata waktu respons 26 detik dengan Customer Satisfaction Score (CSAT) sebesar 88,40%.

Nino menambahkan, pertumbuhan tersebut akan menjadi landasan Valbury untuk terus memperkuat inovasi dan kualitas layanan di tengah meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap diversifikasi aset. “Ke depan, kami ingin terus membangun ekosistem yang tidak hanya memberikan pilihan instrumen yang semakin luas, tetapi juga memberikan rasa percaya diri bagi nasabah melalui transparansi, teknologi, edukasi, dan layanan yang terus kami tingkatkan,” tutup Nino.