< Kembali

Daily Investment Summary 04 Mei 2021

04 May 2021




Global - Indeks global bergerak mixed cenderung menguat pada perdagangan Kamis (29/04), kendati Wall Street ditutup mixed pada pagi hari. Pergerakkan bursa secara global di support oleh pernyataan dari The Fed yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di kisaran 0-0,25% dan mempertahankan kebijakan pembelian asset obligasi. Menurut The Fed, support dari kebijakan moneter masih dibutuhkan kendati mengakui bahwa pemulihan ekonomi AS berjalan cukup solid dan adapun, inflasi, yang sebelumnya dikhawatirkan oleh pasar dianggap menjadi tren sesaat. Pernyataan The Fed tersebut sedikit banyak meleset dari anggapan pasar AS yang mengharapkan adanya kebijakan tapering dalam bentuk pengurangan pembelian obligasi. Namun, The Fed menyatakan bukan saatnya membicarakan pengurangan kebijakan pembelian obligasi saat ini senilai USD120 miliar per bulan karena faktor pasar tenaga kerja yang masih dianggap lemah.
 
Asia - Bursa Asia sebagian besar menguat dengan Nikkei 225 naik 0,21%, tetapi Kospi koreksi 0,23%. Adapun, Shanghai dan Hangseng menguat masing-masing 0,52% dan 0,81%.
 
Indonesia - IHSG melanjutkan rally 0,64%. Kemudian, Rupiah menguat pada Rp14,419 per dolar AS seiring dolar AS yang cenderung melemah. Sedangkan, NET SELL cenderung mini yakni hanya Rp21,78 miliar, namun regular market NET BUY Rp83,31 miliar. Adapun, saham-saham yang menjadi sasaran net SELL asing adalah TLKM, ASII, JPFA dan BSDE. Kami menilai pengumuman The Fed untuk menahan suku bunga dan mempertahankan kebijakan longgar menopang pergerakkan IHSG dan Rupiah yang menguat seiring pergerakkan yield obligasi AS tenor 10 tahun yang stabil di 1,63%. Adapun dari domestic, Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi dapat mencapai 5,8% YoY pada 2022, sedangkan untuk tahun ini tidak berubah yakni 4,5-5,3% YoY.




Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF