< Kembali

Daily Investment Summary 09 Juli 2020

09 July 2020


Global - Adanya peningkatan kasus covid-19 di seluruh dunia menunjukkan bahwa pandemic ini masih jauh dari usai dan proyeksi puncak kasus yang sebelumnya dikemukakan para ahli akan berakhir pada bulan Mei-Juni, meleset. Sementara itu, panjangnya pandemic tersebut tentu memberikan resiko pelemahan ekonomi global secara luas atau bahkan dapat lebih buruk dibandingkan proyeksi sebelumnya. IMF dan Bank Dunia, pada bulan lalu, telah menurunkan proyeksi pelambatan ekonomi dunia dan kontraksi lebih dari 5% tahun ini, dibandingkan proyeksi sebelumnya yakni 2,5% YoY, akibat besarnya dampak pandemic yang mendisrupsi ekonomi global.
 
Asia - Indeks bursa saham di Asia Timur bergerak mixed pada perdagangan Rabu (08/07) setelah World Health Organization (WHO) memperingatkan adanya peningkatan kematian beberapa minggu kedepan, hal ini menyusul adanya kenaikan kasus terbesar di beberapa Negara yang sebelumnya telah berhasil menghadapi covid- 19 dan dampak lagging antara laporan jumlah infeksi dan kematian. Di sisi lain, adanya otoritas yang lebih luas yang diberikan pada polisi di Hongkong setelah adanya UU Keamanan Nasional dikhawatirkan memicu hubungan yang memanas dengan AS. Otorisasi melakuakan sweeping tanpa izin pengadilan dan tindakan pengawasan, dikhawatirkan dapat berdampak buruk terhadap aktivis pro demokrasi. Nikkei 225 dan Kopsi terkoreksi masing-masing 0,8% dan 0,2%. Sementara, Hang seng dan Shanghai rebound masing- masing 0,6% dan 1,7%.
 
Indonesia - IHSG berhasil bergerak rebound dan naik nyaris 2%, kendati Rupiah stagnan pada posisi Rp14,400 per dolar AS. Kenaikan IHSG tersebut disetir oleh kenaikan saham perbankan big caps. Adapun, investor asing melanjutkan aksi net buy senilai Rp78,3 miliar, kendati secara year-to-date masih net sell Rp16,3 triliun.
 




Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF