< Kembali

Daily Investment Summary 11 Agustus 2020

11 August 2020



Global - AS mengumumkan perbaikan data pekerjaan yang lebih baik dibandingkan ekspektasi. Tingkat pengangguran AS menurun dari 11,1% menjadi 10,2% akibat adanya penambahan pekerja sebesar 1,76 juta. Kendati lebih baik dibandingkan ekspektasi namun pertumbuhan tenaga kerja menurun jika dibandingkan dengan Mei-Juni yang menambah 7,5 juta. Di sisi lain, pasar juga masih khawatir tensi AS-Cina yang meningkat dimana Washington akan menerapkan sanksi pembekuan asset dan larangan untuk berhubungan dengan lembaga finansial AS terhadap pejabat Hongkong, terumasuk pemimpin Hongkong Carrie Lam.
 
Asia - Indeks utama Asia Timur bergerak mixed dimana Hangseng yang melemah 0,6%. Sementara itu, Kospi dan Shanghai menguat masing- masing 1,5% dan 0,8%. Sementara Nikkei 225 tutup karena libur nasional. Pergerakkan bursa utama Asia yang mixed ini dipengaruhi bauran sentimen yang mengkompensasi satu sama lain.
 
Indonesia - IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan menguat pada perdagangan awal pekan (10/08) namun Rupiah melemah berada di level Rp14,681 per dolar AS. Tren net sell di bursa masih berlanjut dan mencapai Rp477 miliar, namun berkurang intensitasnya. Sentimen laporan keuangan dari emiten masih belum menunjukkan daya dorong terhadap bergerakkan bursa domestic, mengingat performa yang menunjukkan penurunan. Sebelumnya, pengumuman cadangan devisa Indonesia yang menunjukkan kenaikan namun tidak banyak memberikan sentimen positif terhadap bursa, mengingat investor asing cenderung sell karena data pekerjaan AS yang menunjukkan sinyal positif. Kenaikan cadangan devisa Indonesia pada Juli 2020 yang mencapai level tertinggi menjadi USD135,1 miliar, dibandingkan posisi Juni 2020 yang berada pada USD131,7 miliar. Namun, kenaikan cadangan devisa Indonesia ditopang oleh penerbitan global bonds dan pinjaman pemerintah.
 





Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF