< Kembali

Daily Investment Summary 13 Januari 2021

13 January 2021



Global - Bursa saham global bergerak mixed pada perdagangan Selasa (12/01) yang dimulai dari Wall Street yang merah pada malam sebelumnya. Selain digerakkan oleh sentimen pandemic covid-19, bursa juga masih mengkhawatirkan sentimen geopolitk antara Iran dan AS, setelah parlemen Iran mengesahkan UU untuk menuntaskan proyek nuklirnya. Menurut kami, secara politik gerakan Iran ini justru sebenarnya ingin menekan AS agar dapat mengembalikan ke meja perundingan yang sebelumnya ditinggalkan pada masa Donald Trump. Analisis ini mengingat Iran berhitung Joe Biden yang akan diinagurasi sebagai presiden pada Januari 2020 akan mengajaknya kembali ke perundingan bersama Eropa, jadi pengesahan UU tersebut lebih untuk mempercepat proses tersebut. Di sisi lain dari AS, Partai Demokrat juga telah memulai proses impeachment di DPR, setelah Republik menolak menggunakan amandemen ke-25 yang memberikan kewenangan Wapres dengan persetujuan DPR memecat presiden. Namun, banyak pihak ragu dalam jangka waktu yang kurang dari 2 minggu impeachment tersebut dapat dilaksanakan. Dari Eropa, STXE secara tentative naik 0,3% FTSE 0,1% kendati masih didominasi oleh sentimen dari penyebaran covid-19 di Eropa yang masih belum menunukkan tanda-tanda penurunan. Namun, sentimen adanya stimulus yang akan diluncurkan Biden menetralisir kekahwatiran sentimen covid-19.
 
Asia - Saham-saham bursa Asia Timur sebagian bergerak positif seperti Nikkei 225 yang naik 0,09%, adapun Shanghai juga apresiasi tinggi 2,18% setelah sebelumnya koreksi dalam. Hangseng juga melaju 1,32%. Sementara itu, Kospi justru terkoreksi 0,7% yang diduga karena adanya koreksi teknikal setelah kenaikan tinggi nyaris 10% sejak awal tahun.
 
Indonesia - IHSG apresiasi 0,20% dengan Rupiah melemah cukup dalam di posisi Rp14,317 per dolar AS. Sementara itu, investor asing masih melanjutkan catatan net buy mencapai Rp798,23 miliar. Dengan saham-saham yang menjadi sasaran net buy asing adalah BBRI, BMRI, BBCA dan ASII. Pergerakkan IHSG hari ini cukup fluktuatif karena kasus covid-19 yang konsisten masih tinggi dimana kasus aktif melebihi 100.000 kasus. BPOM telah memberikan persetujuan EUA untuk Sinovac dan proses vaksinasi akan dimulai pada 13 January 2021. Hadirnya vaksinasi nasional diharapkan dapat mendorong kepercayaan konsumen dan mendorong laju pertumbuhan ekonomi yang masih dalam tahap recovery. Adapun, pemerintah telah menetapkan PPKM pada tanggal 11-25 January 2021.
 





Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF