< Kembali

Daily Investment Summary 15 Januari 2021

15 January 2021



Global - Saham-saham di bursa global bergerak mixed pada perdagangan Kamis (14/01) yang dimulai dari Wall Street yang variatif dengan Dow Jones namun Nasdaq dan S&P yang apresiasi masing-masing 0,43% dan 0,23% pada malam sebelumnya. Kendati vaksinasi telah dimulai dalam skala global kami mencatat laju penularan covid-19 yang lebih tinggi daripada kecepatan vaksinasi, sehingga mengacu pada pendapat WHO, pandemic belum tentu dapat dituntaskan pada tahun ini. Sementara itu, AS juga mencemaskan akan adanya resiko kenaikan suku bunga kendati The Fed telah mengatakan bahwa tidak akan langsung menaikkan suku bunga jikapun inflasi berada di angka 2%, namun masih menunggu beberapa waktu. Namun, dengan terpilihnya Joe Biden dan penguasaan Demokrat terhadap senat dan kongres yang akan mendorong stimulus besar dipadu dengan QE yang massive dapat beresiko terhadap suku bunga. Sementara itu, resiko yang bersifat destabilisasi politik AS juga masih dapat mengancam setidaknya sebelum inagurasi Joe Biden sebagai presiden AS. Dari Eropa, STXE dan FTSE sama-sama menguat tipis secara tentative yang masih didominasi sentimen virus covid-19.
 
Asia - Nikkei 225 menguat 0,85%, kemudian disusul oleh Kospi yang tumbuh 0,05%. Adapun, Hangseng naik 0,93%. Akan tetapi Shanghai terkoreksi 0,91% kendati rilis data ekonomi yang positif. Ekspor Cina pada Desember 2020 meningkat 18,1% YoY dibandingkan dengan ekspektasi yakni 15% YoY. Kemudian, impor Cina juga tumbuh 6,5% YoY pada Desmber 2020 dibandingkan ekspektasi yakni 5% YoY. Akan tetapi, kami melihat walaupun situasi ekonomi semakin positif, resiko terhadap pasar masih cukup besar terutama yang berkaitan dengan pandemic covid-19.
 
Indonesia - IHSG koreksi tipis 0,11% setelah selama tiga berturut-turut rally dengan Rupiah juga bergerak menguat menjadi Rp14,061 per dolar AS. Sementara itu, investor asing menambah posisi net BUY mencapai Rp2,86 triliun. Dengan saham-saham yang menjadi sasaran net BUY asing adalah BBRI, ASII, TLKM dan INKP. Kami menilai koreksi iHSG pada hari ini lebih kepada koreksi teknikal. Adapun, setelah dimulainya vaksinasi nasional pada kemarin, IHSG masih kekurangan sentimen positif. Dari sektor komoditas, harga batubara menunjukkan tren penguatan dan sempat menembus angka USD90 per dolar AS, yang menunjukkan pulihnya permintaan batubara terutama di Cina dimana supply-nya ketat. Tren positif batubara akan mendorong emiten-emiten batubara terutama dalam jangka pendek.
 




Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF