< Kembali

Daily Investment Summary 19 Februari 2020

19 February 2020



Global - Bursa Wall Street masih diperdagangkan disekitar titik tertingginya sepanjang sejarah. Namun demikian, intensitas pembelian terlihat menipis ditengah data perekonomian yang kurang mendukung. Estimasi pertumbuhan PDB Amerika Serikat (AS) per kuartal I 2020 direvisi turun dari sebelumnya di 2.7% QoQ menjadi 2.4% ditengah kontraksi pada aktifitas produksi industrial sebesar 0.3% MoM, lebih dalam 0.1% dibandingkan konsensus.
 
Asia - Pertumbuhan ekonomi Jepang yang mengalami kontraksi memberikan signal negatif bagi gambaran perekonomian di Asia. Produk Domestik Bruto (PDB) Jepang yang susut 6.3% yoy merupakan penyusutan terbesar sejak tahun 2014. Faktor penyebab penyusutan tersebut kemungkinan besar berasal dari adanya kenaikan pajak penjualan yang signifikan serta bencana Taifun Hagibis. Situasi tidak kunjung membaik dengan adanya tantangan susulan dari epidemik virus Corona (COVID-19) yang melanda China, memberikan dampak secara langsung terhadap industri pariwisata Jepang serta aktifitas ekonomi lainnya. Revitalisasi ekonomi yang diharapkan terjadi pada kuartal I 2020 terlihat mustahil, sehingga sudah hampir dapat dipastikan bahwa perekonomian Jepang akan dilanda resesi dengan penyusutan pada dua kuartal fiskal berturut-turut. Indeks Nikkei melanjutkan koreksinya hingga lebih dari 1.4%.
 
Indonesia - Moody’s menilai ekonomi Indonesia cukup kuat dibandingkan negara dengan peringkat utang Baa, sehingga berpotensi meningkatkan sejumlah pos penerimaan. Kendati demikian, Moody's memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan melambat dan berada di bawah 5%, hal tersebut dinilai akibat risiko perlambatan ekonomi global seiring dengan penurunan permintaan komoditas dari Cina yang terdampak wabah virus Korona. Moody's berharap reformasi yang bertujuan mengurangi sejumlah kendala struktural ekonomi dan fiskal akan terus berlanjut, meskipun kemajuan yang dicapai dalam beberapa tahun terakhir relatif lambat.
 






Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF