< Kembali

Daily Investment Summary 20 November 2020

20 November 2020



Global - Saham-saham di bursa global cenderung berada di zona merah setelah Dow Jones turun 1,2% diikuti juga oleh Nasdaq yang turun 0,6%. Koreksi bursa global didorong oleh sentimen negative dari angka covid-19 di AS yang naik dan kematian telah mencapai lebih dari 250,000 korban. Sentimen vaksin ini menutupi sentimen positif dari pengumuman Pfizer yang mengatakan bahwa efektivitas vaksinnya di percobaan fase final telah mencapai 95%, sehingga diperkirakan dapat mencegah covid-19 yang bahkan dalam tingkat yang cukup parah. Meski demikian, dalam jangka pendek pasar cenderung berhati-hati dengan kenaikan kasus pada musim dingin dan berpotensi justru dapat memperlambat laju perekonomian AS yang telah lambat
 
Asia - Bursa Asia ke zona negative, dengan Nikkei 225 turun 0,36%, tetapi Kospi naik 0,07%. Adapun, Shanghai terapresiasi 0,47% dan Hangseng terkoreksi 0,53%.
 
Indonesia - IHSG rally 0,66% pada perdagangan Kamis (19/11) namun pergerakkan Rupiah terhadap dolar AS melemah pada Rp14,108. Investor asing masih melanjutkan catatan net buy sebesar Rp289 miliar dengan saham-saham yang menjadi sasaran net buy antara lain BBCA, BBRI, TOWR dan MDKA. Koreksi Rupiah setelah diluar ekspektasi pasar, BI memotong suku bunga 7DRRR menjadi 3,75% dalam RDG yang berakhir 19 November 2020, atau mencapai suku bunga terendah sepanjang sejarah. Pertimbangan BI antara lain kebijakan The Fed juga diproyeksikan akan tetap menahan suku bunga acuannya mendekati nol dan akan dipertahankan dalam beberapa tahun mendatang, karena recovery ekonomi AS yang saat ini cenderung mengalami perlambatan.
 





Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF