< Kembali

Daily Investment Summary 23 February 2021

23 February 2021




Global - Pergerakkan di bursa global didorong dari sentiment pasar yang berhati-hati terhadap yield obligasi yang naik cukup cepat. Adapun, yield obligasi AS tenor 10 tahun kembali meningkat dan mencapai 1,38% atau diatas level psikologis 1,30%. Kami melihat kenaikan yield obligasi AS ini mengindikasikan investor yang beralih ke asset beresiko seperti saham karena psikologis pasar yang cenderung bullish. Namun, kenaikan yield yang terhitung cepat juga dapat mengurangi daya tarik dari saham karena borrowing costs yang meningkat. Di sisi lain, juga justru menandakan optimisme recovery ekonomi yang lebih cepat dan secara konsekuensial dapat mendorong tingkat inflasi. Meskipun demikian, The Fed telah mengatakan stance nya akan tetap longgar demikian juga ECB yang juga diperkirakan masih akan longgar dalam pidato mala mini. Optimisme perekonomian ini jugalah yang mendorong harga komoditas terutama tembaga dan logam lainnya menguat tinggi bahkan mencapai tertinggi dalam 9 tahun terakhir.
 
Asia - Bursa Asia cenderung menurun. Nikkei 225 yang tumbuh 0,46%. Kemudian, Kospi turun 0,90%. Namun, baik Hangseng dan Shanghai turun masing-masing 1,06% dan 1,45% setelah PBoC menetapkan suku bunga LPR 1 tahun pada 3,85% dan 5 tahun pada 4,65% atau tidak berubah.
 
Indonesia - IHSG terapresiasi 0,38% dengan pergerakkan Rupiah yang melemah pada Rp14,107 per dolar AS. Akan tetapi, investor asing masih mencatatkan net BUY mencapai Rp391,89 miliar dalam seminggu terakhir dengan saham-saham yang menjadi sasaran net SELL asing adalah ASII, BBNI, GGRM dan BBCA. Pergerakkan IHSG masih dipengaruhi oleh faktor global, terutama optimism investor asing terhadap recovery yang tengah berjalan, sehingga apetite investor cenderung kembali ke negara EM, yang terefleksi dari pergerakkan Rupiah yang stabil. Adapun, angka penularan virus covid-19 di Indonesia menunjukkan tanda penurunan meskipun demikian, BI meramalkan inflasi masih tetap lemah pada February 2021 ini dengan angka sekitar 0,07% MoM.
 


Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF