< Kembali

Daily Investment Summary 27 November 2020

27 November 2020




Global -
Bursa AS sebelumnya ditutup cenderung mixed dengan Dow Jones turun 0,58% dan Nasdaq justru apresiasi 0,47%. Pergerakkan bursa global yang mixed didorong oleh pasar yang cenderung menyukai rilis Fed Minutes yang berkomitmen untuk terus menyuntikkan dana di pasar keuangan. Meskipun demikian, The Fed menyatakan akan terbuka kemungkinan untuk merubah kebijakan jika ada perubahan yang berekaitan dengan data ekonomi. Meskipun demikian, kami melihat bahwa posisi QE The Fed masih akan bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, mengingat indicator ekonomi AS masih belum kembali normal dan bahkan melambat. Data pekerjaan AS secara bersamaan menunjukkan pelemahan yang terindikasi dari kenaikan jobless claim lebih besar dibandingkan dengan ekspektasi menjadi 778.000 pada 21 November 2020 lalu, dibandingkan 733.000. Meski demikian, data claim secara berulang secara konsisten turun 299.000 menjadi 6.07 juta.

 
Asia - Bursa saham Asia dan Eropa bergerak mixed pada perdagangan Kamis (26/11) dengan Nikkei 225 ditutup apresiasi 0,91%, disusul oleh Kospi yang menguat 0,94%. Demikian juga dengan Shanghai dan Hangseng yang sama-sama naik masing-masing 0.22% dan 0.56%. Namun, penguatan di bursa Asia tidak diiringi oleh apresiasi Eropa yang bergerak tentative mixed.
 
Indonesia - IHSG rebound 1,42% namun, dengan Rupiah yang cenderung menguat pada Rp14,102 per dolar AS. Apresiasi IHSG ini setelah pasar menyambut komitmen The Fed untuk terus menyuntikkan dana. Sehingga, invetor asing masih melanjutkan tren catatan net buy sebesar Rp593,1 miliar, dengan saham-saham yang menjadi sasaran net buy antara lain TLKM, BMRI, MDKA dan TOWR. Pergerakkan bursa local lebh banyak didorong oleh sentimen eksternal terutama berkaitan dengan data ekonomi AS yang masih lemah, dan peningkatan kasus di AS yang lebih tinggi dibandingkan Indonesia. Adapun, Indonesia juga dipandang masih menarik yang didorong ekspektasi pertumbuhan ekonomi yang diproyeksikan dapat positif pada 4Q20 dan aktivitas ekonomi yang meningkat.
 





Source: berbagai sumber diolah kembali

Download: PDF