< Kembali

Daily News 01 July 2020

01 July 2020

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan krisis yang terjadi akibat pandemi Covid-19 saat ini, sangat berbeda dengan krisis keuangan Asia 1998 maupun krisis keuangan 2008 yang berpusat di Amerika Serikat. Pandemi Covid-19 telah membuat ketidakpastian global dan berdampak pada semua sektor, mulai publik hingga swasta. Pemerintah Indonesia dalam mengatasi krisis akibat pandemi adalah menyiapkan stimulus fiskal sebanyak Rp695,2 triliun dan memperlebar defisit APBN hingga 6,34% dari PDB.

Inflasi Indonesia diperkirakan masih stabil pada Juni 2020. Pandemi virus Covid-19 yang membuat produksi terhambat tidak bisa mendongkrak harga. Konsensus pasar menghasilkan median inflasi bulanan sebesar 0,03% mtm. Sementara inflasi tahunan ada di 1,81% yoy dan inflasi inti tahunan 2,385% yoy. Sedangkan BI perkirakan terjadi deflasi -0,01% mtm sehingga inflasi tahunan menjadi 1,76% yoy.

Sentimen pasar dari luar negeri :
The Fed telah mengumumkan sembilan program pinjaman darurat untuk menjaga kredit mengalir selama pandemi dan Kongres menyetujui sekitar US$ 3 triliun bantuan, antara lain untuk memberikan dorongan kepada pasar saham agar bergerak menguat lebih tinggi. Jerome Powell mengatakan, dirinya optimistis ketika melihat geliat aktivitas perekonomian meskipun ada lebih dari 20 juta orang di Amerika telah kehilangan pekerjaan. Powell juga mengatakan bahwa jangan menarik stimulus yang sudah diberikan, karena kebijakan yang akan diambil tentu akan memberikan pengaruh terhadap pemulihan ekonomi kedepannya. WHO menyatakan penyebaran wabah virus corona Covid-19 belum berakhir, dengan didasari semakin meningkatnya kasus Covid-19 di seluruh dunia, karena banyak negara yang membuka kembali perekonomiannya. Meski banyak negara yang membuat kemajuan, namun jumlah orang terkontaminasi virus corona mengalami peningkatan. Bahkan WHO mengatakan situasi yang terburuk belum datang. Beberapa negara saat ini tengah mengalami lonjakan kasus dan masih banyak orang yang rentan terkena virus corona ini.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (01/07), yang didasari faktor berikut ini; 1) inflasi Indonesia bulan Juni yang diperkirakan stabil, diperkirakan inflasi pada bulan Juni sebesar 1,84%, yoy atau turun dari bulan Mei sebesar 2,19% yoy, 2) kenaikakan dari saham AS pada Rabu (30/06) yang dapat menjadikan faktor positif bagi saham regional Asia, dan 3) rilis data ekonomi AS yang diperkirakan membaik.

Perspektif tenikal
Support Level :    4886/4867/4841
Resistance Level :   4932/4959/4978
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 3050, TP 3130
• Boleh buy di level 2970-3050
• Resistance di 3130 & support di 2970
• Waspadai jika tembus di 2970
• Batasi resiko di 2930

SMGR: Trading Buy
• Close 9625, TP 9725
• Boleh buy di level  9500-9625
• Resistance di 9725 & support di 9500
• Waspadai jika tembus di 9500
• Batasi resiko di 9425

KLBF : Trading Buy
• Close 1460, TP 1490
• Boleh buy di level  1445-1460
• Resistance di 1490 & support di 1445
• Waspadai jika tembus di 1445
• Batasi resiko di 1430

GGRM:  Trading Buy
• Close 47175, TP 47575
• Boleh buy di level  46800-47175
• Resistance di 47575 & support di 46800
• Waspadai jika tembus di 46800
• Batasi resiko di 46600

BMRI:  Trading Buy
• Close 4950, TP 5050
• Boleh buy di level  4900-4950
• Resistance di 5050 & support di 4900
• Waspadai jika tembus di 4900
• Batasi resiko di 4825

ACES:  Trading Buy
• Close 1510, TP 1550
• Boleh buy di level  1490-1510
• Resistance di 1550 & support di 1490
• Waspadai jika tembus di 1490
• Batasi resiko di 1460

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
EXCL. BBCA, BBRI, BBTN, BBNI.  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya