< Kembali

Daily News 04 May 2021

04 May 2021

VALBURY SEKURITAS INDONESIA
SELASA, 04 MEI 2021
MARKET SUMMARY

HEADLINE NEWS
•    SMMA berikan tambahan modal ke anak usaha
•    DMND bukukan laba bersih 2020 Rp200,43 miliar
•    PWON terbitkan surat utang US$300 juta
•    BNLI bukukan laba bersih 1Q21 Rp494 miliar
•    ELSA bukukan laba bersih 1Q21 Rp1,61 miliar
•    INTP bukukan laba bersih 1Q21 Rp351,32 miliar
•    ADHI bukukan laba bersih 1Q21 Rp5,83 miliar
•    ULTJ bukukan laba bersih 1Q21 Rp403,54 miliar
•    RALS bukukan rugi bersih 1Q21 Rp85,67 miliar
•    PGAS bukukan laba bersih 1Q21 US$61,57 juta
•    PGAS tidak bagi dividen, rombak jajaran manajemen
•    BINA targetkan pertumbuhan double digit tahun ini

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Dalam rancangan postur makro fiskal 2022 sebagai konsekuensi defisit yang cukup tinggi di kisaran 4,51-4,85% PDB, pemerintah menyembutkan Rasio utang pemerintah terhadap PDB diperkirakan mencapai 43,76-44,28 persen pada 2022. Kenaikan rasio utang ini melanjutkan peningkatan yang sudah terjadi sejak periode pertama Presiden Joko Widodo dan semakin pesat akibat pandemi Covid-19. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat rasio utang 2015 hanya menyentuh 27,45% PDB, lalu ditutup di 30,18% PDB per 2019 yang menjadi akhir periode pertama Jokowi. Rasio utang naik drastis menjadi 37,6 persen PDB per 2020 dan diperkirakan naik 3% menjadi 41,09% PDB pada 2021. Pada 2022, kenaikannya diperkirakan 3% lagi menjadi maksimal 44,28% PDB. Bila tren kenaikan 3% ini terus berlanjut sampai 2024, bukan tak mungkin rasio utang RI menyentuh 50% PDB. Apabila itu terjadi, maka Jokowi akan menutup periode ke-2 pemerintahannya dengan rasio utang yang hampir menyentuh posisi krisis 1998 yaitu 55,2% PDB..

Perkembangan harga barang dan jasa di Indonesia pada April 2021 terjadi inflasi 0,13% MoM pada April 2021 dibandingkan bulan sebelumnya, sementara dibandingkan April 2020, inflasi ada di 1,42% YoY. Komoditas yang menyumbang inflasi 0,13% antara lain daging ayam ras, minyak goreng, jeruk, emas perhiasan, rokok kretek filter, ikan segar, dan ayam hidup. Sementara komoditas yang menyumbang deflasi antara lain cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Kasus baru Covid-19 menurun tajam di seluruh AS karena jutaan orang divaksinasi setiap hari, memicu optimisme bahwa negara tersebut mungkin telah menghindari lonjakan infeksi yang mencengkeram bagian lain dunia. Secara rata-rata 7 hari kasus baru harian turun menjadi di bawah 50.000 untuk pertama kalinya sejak Oktober dan turun 17% dari minggu sebelumnya, Kasus menurun karena semakin banyak orang Amerika yang divaksinasi.

Prediksi IHSG :
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (04/05), seiring dengan bauran dari katalis baik dari faktor eksternal maupun internal bagi pasar BEI, seperti berikut ini :  1) Jelang data pertumbuhan ekonomi pada Rabu (05/05) diperkirakan kontraksi kembali melandai (+), 2) Rupiah diperkirakan menguat terhadap dolar AS (+), 3) Gubernur New York Andrew Cuomo mengatakan sebagian besar pembatasan kapasitas di New York, New Jersey, dan Connecticut akan dicabut (+), 4) Optimisme bahwa aktivitas ekonomi di AS dan Eropa yang mulai menggeliat (+), 5) Indeks berjangka Wall Street sementara berada di zona merah (-), 6) Indeks bursa regional Asia diperkirakan mayoritas melemah (-), 7) Pelaku pasar tetap mencermati lonjakan kasus Covid-19 di India (-) dan, 8) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (03/05) di tutup variatif (+/-).

Perspektif tenikal
Support Level :    5926/5900/5861
Resistance Level :   5991/6030/6057
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down to up (-)

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

ANTM: Trading Buy
• Close 2520, TP 2580
• Boleh buy di level 2480-2520
• Resistance di 2580 & support di 2480
• Waspadai jika tembus di 2480
• Batasi resiko di 2450

JSMR: Trading Buy
• Close 4100, TP 4150
• Boleh buy di level  4070-4100
• Resistance di 4150 & support di 4070
• Waspadai jika tembus di 4070
• Batasi resiko di 4030

BBTN : Trading Buy
• Close 1605, TP 1635
• Boleh buy di level  1590-1605
• Resistance di 1635 & support di 1590
• Waspadai jika tembus di 1590
• Batasi resiko di 1565

BBRI:  Trading Buy
• Close 4010, TP 4070
• Boleh buy di level  3950-4010
• Resistance di 4070 & support di 3950
• Waspadai jika tembus di 3950
• Batasi resiko di 3910

KLBF:  Trading Buy
• Close 1435, TP 1470
• Boleh buy di level  1420-1435
• Resistance di 1470 & support di 1420
• Waspadai jika tembus di 1420
• Batasi resiko di 1400

CTRA:  Trading Buy
• Close 1150, TP 1175
• Boleh buy di level  1130-1150
• Resistance di 1175 & support di 1130
• Waspadai jika tembus di 1130
• Batasi resiko di 1115

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
DMMX, MIKA, MEDC, MYOR, LSIP, BTPS.  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya