< Kembali

Daily News 12 December 2019

12 December 2019

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah tengah merancang undang-undang omnibus law perpajakan. Salah satu poin yang termasuk dalam undang-undang tersebut adalah penurunan tarif Pajak Penghasilan (PPh) Badan. Kendati ada konsekuensi dari pengimplementasian undang-undang tersebut potensi menurunkan penerimaan negara. Karena PPh merupakan penyumbang utama penerimaan perpajakan. Dalam APBN 2019, sumbangannya dipatok sebesar Rp894,4 triliun atau 50,1% dari target penerimaan perpajakan sebesar Rp1.786,4 triliun. Untuk mengkonvensasi penurunan pajak tersebut diperlukan perluasan basis.  Salah satu basis penerimaan perpajakan yang baru yakni pajak untuk transaksi elektronik, yang mana akan diatur dalam omnibus law perpajakan. Selain itu, dalam omnibus law perpajakan, pemerintah juga mengatur ulang sanksi administrasi dan imbalan bunga yang akan mengikuti suku bunga yang berlaku.

Dipihak lain, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan mengakui penerimaan pajak tahun ini terbilang cukup berat. Pasalnya, pertumbuhan penerimaan pajak periode Januari 2019 hingga Oktober 2019 hanya sebesar 0,23%, turun tajam jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya penerimaan pajak pertumbuhannya melesat 16,21%. Total penerimaan pajak per Oktober 2019 tercatat sebesar Rp1.018,5 triliun, setara 64,56% dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 sebesar Rp1.577,56 triliun. Perlambatan, disebabkan karena kondisi ekonomi yang melambat. Akibatnya jumlah pajak yang dibayarkan wajib pajak (WP), baik individu dan badan usaha turun. Perlambatan ekonomi dirasakan pos penerimaan sektor industri yang bergantung pada harga komoditas di pasar internasional.

Sentimen pasar dari luar negeri :
House of Representative Amerika Serikat (AS) yang dikuasai Partai Demokrat mengumumkan dua dakwaan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump. Dakwaan spesifik pemakzulan Trump adalah penyelewengan kekuasaan dan menghalangi proses peradilan yang dilakukan Kongres. Trump dinilai membahayakan keamanan nasional dengan menahan bantuan militer yang disetujui Kongres untuk menekan Ukraina. Komite Kehakiman House akan menggelar rapat mulai Rabu dan akan melakukan pemungutan suara beberapa hari ke depan. Pemungutan suara seluruh anggota House digelar saat Natal.

Prediksi IHSG :
Mempertimbangkan sentimen pasar dari dalam terlihat masih terbatas. Demikian dengan sentimen ekternal yang bahkan lebih banyak di liputi oleh ketidakpasatian baik kesepakatan perang dagang dan kondisi politik AS. Namun, bisa saja pada sisi lain pelaku pasar sedikit mengabaikan faktor tersebut karena prospek pasar akhir tahun yang secara siklus biasanya positif, kondisi dapat memberikan dampak bagi IHSG bisa mengarah pergerakannya ke zona hijau.

Perspektif tenikal
Support Level :    6166/6153/6134
Resistance Level :   6199/6218/6232
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

TLKM: Trading Buy
• Close 4050, TP 4120
• Boleh buy di level 4020-4050
• Resistance di 4120 & support di 4020
• Waspadai jika tembus di 4020
• Batasi resiko di 3990

BBRI: Trading Buy
• Close 4210, TP 4250
• Boleh buy di level  4200-4210
• Resistance di 4250 & support di 4200
• Waspadai jika tembus di 4200
• Batasi resiko di 4170

PGAS : Trading Buy
• Close 2160, TP 2190
• Boleh buy di level  2120-2160
• Resistance di 2190 & support di 2120
• Waspadai jika tembus di 2120
• Batasi resiko di 2100

INCO:  Trading Buy
• Close 3260, TP 3290
• Boleh buy di level  3220-3260
• Resistance di 3290 & support di 3220
• Waspadai jika tembus di 3220
• Batasi resiko di 3200

ACES:  Trading Buy
• Close 1630, TP 1655
• Boleh buy di level  1575-1630
• Resistance di 1655 & support di 1575
• Waspadai jika tembus di 1575
• Batasi resiko di 1560

MNCN:  Trading Buy
• Close 1525, TP 1550
• Boleh buy di level  1480-1525
• Resistance di 1550 & support di 1480
• Waspadai jika tembus di 1480
• Batasi resiko di 1465

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
MEDC, MAIN, ERAA, AKRA, ICBP, ACST.

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya.