< Kembali

Daily News 13 November 2019

13 November 2019

VIEW MARKET  

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Pemerintah tengah berupaya untuk merampingkan peraturan pemerintah (permen) agar tidak terlalu banyak dan tidak tumpang tindih  Targetknya jika dikeluarkan satu permen, diharapkan dapat memotong berapa permen. Dengan penerbitan aturan baru itu bertujuan untuk dapat menyesuaikan pada iklim investasi hingga kemudahan berusaha. Alhasil diharapkan dapat mendorong aliran dana investasi untuk masuk kedalam negeri. Dengan masuknya aliran dana asing kedalan diperkirakan dapat mendorong membaiknya pertumbuhan ekonomi. Di sisi lain, pemeriuntah juga tengah menyiapkan kebijakan penyatuan beberapa undang-undang (UU) sekaligus atau omnibus law. Kebijakan ini memungkinkan pemerintah mengeluarkan satu aturan baru yang merevisi sejumlah UU yang berkaitan pada suatu sektor atau bidang. Nantinya, ketika omnibus law sudah diterbitkan, tidak ada lagi peraturan daerah yang masih bertentangan dengan aturan di pusat.

Defisit Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal III 2019 menurun menjadi USD46 juta dibanding kuartal II 2019 yang sebesar USD2 miliar. Penurunan defisit NPI menunjukkan penguatan ketahanan ekonomi eksternal Indonesia. Kendati defisit namun masih cukup membaik dibandingkan 2Q19 yakni USD2 miliar. BI menilai angka NPI menunjukkan ketahanan eksternal masih terjaga ditengah kondisi ekonomi global yang melambat. Namun, defisit yang berkurang menunjukkan transaksi berjalan yang defisit-nya membaik terutama dari defisit perdagangan migas sedangkan neraca perdagangan nonmigas masih surplus dan cukup stabil. Defisit neraca transaksi berjalan pada 3Q19 tercatat USD7,7 miliar atau 2,7% dari PDB, lebih rendah dibandingkan defisit kuartal sebelumnya, yaitu USD8,2 miliar atau 2,9% dari PDB. Perbaikan kinerja neraca transaksi berjalan terutama ditopang oleh meningkatnya surplus neraca perdagangan barang.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mendorong kembali keputusan tentang apakah akan mengenakan tarif atas impor mobil Uni Eropa untuk enam bulan ke depan. Trump memiliki waktu hingga hari Rabu untuk memutuskan apakah akan mengenakan tarif impor atas mobil dan suku cadang mobil asal Eropa. Sebelumnya pasar dikejutkan dengan pernyataan Trump yang membantah akan menurunkan tarif produk asal Cina.

Prediksi IHSG :
Sentimen pasar yang diharapkan dapat menjadi topangan bagi pasar nampak masih terbatas. Disamping itu faktor dari dalam negeri juga memperlihatkan insentif bagi pasar yang kurang kuat memberikan dukungan bagi indeks. Minim katalis positif hanya membuat pergerakan IHSG mixed, kecenderungan melemah.

Perspektif tenikal
Support Level :    6149/6118/6102
Resistance Level :   6197/6213/6244
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

GGRM: Trading Buy
• Close 54425, TP 54925
• Boleh buy di level 53475-54425
• Resistance di 54925 & support di 53475
• Waspadai jika tembus di 53475
• Batasi resiko di 53325

ASII: Trading Buy
• Close 6775, TP 6875
• Boleh buy di level  6625-6775
• Resistance di 6875 & support di 6625
• Waspadai jika tembus di 6625
• Batasi resiko di 6575

UNTR : Trading Buy
• Close 23800, TP 24100
• Boleh buy di level  23250-23800
• Resistance di 24100 & support di 23250
• Waspadai jika tembus di 23250
• Batasi resiko di 23100

INTP:  Trading Buy
• Close 20600, TP 20750
• Boleh buy di level  20375-20600
• Resistance di 20750 & support di 20375
• Waspadai jika tembus di 20375
• Batasi resiko di 20275

EXCL:  Trading Buy
• Close 3460, TP 3520
• Boleh buy di level  3360-3460
• Resistance di 3520 & support di 3360
• Waspadai jika tembus di 3360
• Batasi resiko di 3330

TLKM:  Trading Buy
• Close 4180, TP 4230
• Boleh buy di level  4090-4180
• Resistance di 4230 & support di 4090
• Waspadai jika tembus di 4090
• Batasi resiko di 4060

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
MAIN, SCMA, BBNI, BBCA, BSDE.,  

(Disclaimer ON)

Baca laporan selengkapnya.